Wajib Pajak Mengeluhkan Layanan Samsat OI Lembat

 

RADAR PALEMBANG, Banyak wajib pajak yang membayar pajak kendaraan bermotor di Samsat bersama Kabupaten Ogan Ilir mengeluhkan lambatnya pelayanan petugas Samsat.

Zulkipli warga Indralaya salah satu wajib pajak yang datang ke Samsat untuk membayar pajak kendaraan bermotor miliknya terpaksa hatus menghabiskan waktu seharian hanya untuk membayar pajak kendaraan.

Sebab menurut Anuar, meski dia datang sangat pagi sekitar pukul 8.00 STNK baru bisa diambil pukul 14.00, padahal pengisian berkas dan pembayarab uang di bank hanya membutuhkan waktu kurang dari satu jam.

“Jadi kita disuruh menunggu dari jam 9 sampai jam 2 siang hanya untum cetak STNK baru. Padahal saya lihat wajib pajak yang datang tidak terlalu ramai sementara petugas di samsat terlihat tidak terlalu sibuk,” katanya Selasa (24/7).

Dia mengaku sangat kecewa dengan kulitas layanan yang ada di samsat. Sebab menurut Anuar ditempat lain proses pembayaran tidak sampai dua jam bisa kelar. Bahkan di Palembang sendiri yang jumlah wajib pajaknya jauh lebih banyak prosesnya bisa lebih cepat.

“Kami datang kesinikan kasarnya ngasih uang, seharusnya ada perlakuan yang baik dari petugas. Toh gaji mereka sebagian dari pajak yang kami bayar,” katanya.

Dia berharap pejabat yang berwenang bisa memberikan arahan agar kualitas layanan bisa lebih cepat. Jika memungkinkan bisa berbasis elektronik agar masyarakat yang menjadi wajib pajak tidak merasa gerah menunggu sehrian hanya untuk bayar pajak.

Keluhan yang sama juga diutarakan Yani warga kecamatan Muara Kuang. Menurutnya untuk membayar pajak kendaraan tahunan ia harus berangkat dari rumah sejak subuh. Ketika pukul 9 pagi sudah tiba di samsat dan langsung bayar.

“Proses cetaknya sangat lama. Masa kita dari jam sembilan sampai lewat siang hari hanya nunggu cetak STNK. Itupun terkadang yang sudah dicetak tidak diberikan langsung tapi ditahan nunggu yang lain selesai inikan tidak adil. Seharusnya yang duluan datang langsung cetak lalu bagikan,” jelasnya.

Sekitar pukul 13.30 beberapa wajib pajak yang mencoba mengambil STNKnya, petugas samsat hanya bilang “tunggu pak belum selesai jika selesai akan dipanggil”. Setengah jam menunggu tak ada penggilan pengambilan STNK. (iam)

No Responses

Tinggalkan Balasan