Senang Jika Orang Palembang Sehat

 

 

+ Dr Hariyanto SE MM Direktur Operasional, RS Siloam Sriwijaya Palembang

 

RADAR PALEMBANG – Semua orang tentu sepakan jika sehat merupakan nikmat yang paling mahal. Meski masih banyak orang yang mengesampingkan pola hidup sehat, namun nikmatnya menjalani hidup sehat baru terasa ketika sudah jatuh sakit.

Dr Hariyanto SE MM Direktur Operasional, RS Siloam Sriwijaya Palembang mengatakan, kehatan merupakan hak mutlah yang selalu diinginkan setiap orang termasuk warga Palembang. Menjabat salah satu petinggi RS Siloam Sriwijaya sejak awal tahun 2016 Hariyanto selalui mengumandangkan semangan untuk mengajak orang hidup sehat. “Sayang paling senang jika warga palembang semua hidup sehat,” katanya Kamis (19/10).

Meski dia sendiri bekerja dirumah sakit, yang notabene menggarap bisnis dari setiap orang sakit yang datang untuk berobat, Namun Dr Hariyanto selalu mengajak orang untuk sehat. Jika semua orang sehat apakah rumah sakit berhenti beroperasi?

Tentu tidak, sebab dibawha kepemimpinannya, RS Siloam Sriwijaya saat ini bukan saja melayani orang yang datang untuk berobat, namun jauh dari situ keberadaan rumah sakit menurut dia juga memiliki tugas dan misi untuk mencegah orang terkena penyakit.

“Yang harus kita sama-sama ketahui, untuk sehat itu tidak harus berobat setelah terkena penyakit, namun perlu juga mencegah sebagelum penyakit itu datang. Hal inilah yang belum terlalui di jalankan oleh masyarakat,” jelasnya.

“Kami disiloam memiliki banyak fasilitas untuk melakukan deteksi dini terhadap berbagai penyakit, mulai dari jantung, hipertensi hingga yang terbaru yang kami hadirkan adalah deteksi dini terhadpa gejala penyakit gangguan sarap otak,” katanya.

Otak merupakan organ yang paling penting dalam diri manusia, ibaratkan kendaraan otak merupakan mesih penggerak, jika otak seseorang terkena penyakit tentu sangat membahayakan. “Makanya kami mengajak masyarakat untuk sama-sama melakukan deteksi dini penyakit. Jangan melihat besaran biaya, namun lihat manfaat yang didapat,” terangnya.

RS Siloam Sriwijaya yang merupakan rumah sakit mewah di Kota Palembang terus melakukan penambahan fasilitas pelanan untuk menunjang kesehatan masyarakat. Setelah menjalin kerjasama dengan BPJS Kesehatan Maret lalu, kedepan Siloam akan terus menambah basilitas yang bisa melayani kesehatan masyarakat semua lapisan.

“Disini itu berobat bukan saja untuk masyarakat atas, namun masyarakat bawah juga kami berikan kesempatan untuk mendapatkan pelayanan, baik melalui asuransi kesehatan hingga pasien BPJS Kesehatan.

RS Siloam Sriwijaya merupakan salah satu group usaha Lippo. Di Palembang sendiri rumah sakit ini sudah mulai beroperasi sejak lima tahun terakhir. Keberadaan rumah sakit ini cukup membantu masyarakat, khususnya untuk penyakit gawat yang membutuhkan penangan medis cepat dan akurat.

Beberapa program inilah yang saat ini tengah konsen dikembangkan oleh jajaran direksi, termasuk oleh Direktur Operasional, RS Siloam Sriwijaya Palembang, Dr Hariyanto SE MM. Pria yang baru menjabat beberapa bulan sebagai direktur operasional ini, siap untuk mengembangkan RS agar bisa lebih berguna untuk masyarakat Palembang.

Menurut dr Hariyanto yang mantan petinggi RS Siloam Jambi ini mengaku, RS Siloam, tidak hanya menyediakan beragam peralatan mumpuni, ataupun sumber daya manusia (SDM) profesional, kini RS Siloam juga terus mendekatkan diri ke masyarakat melalui pembukaan call center pelayanan kesehatan, serta penambahan cluster baru.

“Saat ini kami sudah mendapatkan pengakuan dari masyarakat sebagai rumah sakit spesialis penanganan penyakit trauma atau sering disebut RS Trauma Centre. Sebab, selama ini dalam beberapa tindakan medis sudah dilakukan, Siloam sudah beberapa kali menjadi perantara penyelamatan nyawa untuk korban kecelakaan, penyakit jantung, stroke, dan berbagai penyakit kronis lain.

“Beberapa penyakit kronis yang kami tangani merupakan penyakit berbahaya yang membutuhkan penangan medis cepat, tepat dan efektif. Sebab, jika tidak nyawa orang bisa melayang. Salah satunya korban kecelakaan dan penyakit jantung,” terang dia. (iam)

 

No Responses

Tinggalkan Balasan