Rapatkan Barisan, Perkuat Jaringan

 

 

RADAR PALEMBANG Mewujudkan target meraih suara terbanyak dalam pilkada Kota Palembang yang dilaksanakan bulan Juni mendatang, bakal calon Walikota Palembang, H Mularis Djahri mengingatkan semua tim suksesnya untuk terus menjalin komunikasi dengan semua elemen masyarakat. Termasuk juga untuk merapatkan barisan dan memperkuat jaringan di wilayah masing-masing.

“Kita jangan cepat puas dengan tim yang sudah ada saat ini, tapi harus terus mengembangkan jaringan hingga kelapisan terkecil yakni di dalam lingkungan keluarga. Kalau ini sudaj dilakukan, kita optimis menjadi yang meraih suara terbanyak,” kata Mularis disela-sela deklarasi pasangan Musi yang menghadirkan penyanyi legendaris H Rhoma Irama, kemarin.

Yang juga perlu diingat, tim yang sudah terbentuk ini harus terus dijaga untuk tetap kompak. Untuk itu, semua jaringan untuk tetap menjaga komunikasi yang intensif dengan semua jaringan tadi. “Terus bina dan jangan di lepas. Karna mereka ini menjadi kunci dalam pelaksanaan pilkada,” bebernya.

Karena itu, dirinya berharap agar semua tim untuk tetap berjalan sesuai dengan koridor yang dudah dibuat dan tetap mengikuti aturan yang ada. Paling tidak, jangan mengganggu kandidat yang lain dan pemerintahan yang ada. Dari sini, tim untuk tetap mengedepankan politik yang santun, beretika dan berkualitas.

“Kita harus menjadi contoh bagi kandidat yang lain. Kita tidak boleh saling serang dan fokus untuk mensosialisasikan program yang sudah dibuat. Sebab, masyarakat sekarang sudah cerdas dan tidak mempan lagi dengan tindakan tersebut. Masyarakat ingin, pemimpin ini bisa menjadi panutan bagi rakyat ang dipimpinnya,” terangnya.

Dalam hal pembangunan, owner PT Campang Tiga ini menitikberatkan pada unsur pemanfaatan am kemaslahatan masyarakat banyak. Salahsatunya sistem pembangunan yang berkelanjutan dan terintegrasi serta menjadi leading sektor bagi semua masyarakat dengan tetap mengedepankan skala prioritas. “Tujuh konsep pembangunan yang sudah kita buat, Insya Allah akan menjadi jawaban atas keluhan dari masyarakat dewasa ini,” ulasnya.

Untuk itu, pola pembangunan yang kota sentris atau terpusat di tengah kota, membuat sektor-sektor ekonomi potensial yang berada di pelosok kota tidak tergarap secara maksimal. Sebagai contoh di Pasar 16 Ilir yang selama ini menjadi salahsatu pusat ekonomi di Palembang, akan dibuat sedemikian rupa dengan menerapkan pemerataan pembangunan.

“Kita akan coba lakukan dengan membangun pasar dan dermaga yang berada di kawasan Sei Lais, sehingga di kawasan ini juga akan berkembang seperti di pusat kota. Paling tidak, konsumen yang berasal dari perairan seperti Jalur, Sungsang dan sebagaimana cukup berbelanja di Sei Lais. Dengan begitu, ekonomi di kawasan ini juga akan ikut berkembang,” bebernya.

Selama ini persoalan dan tingginya angka kriminalitas yang terjadi, dikarenakan tingginya angka warga kurang mampu dan terbatasnya akses masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan yang layak. ” Kalau semua kita perhatikan, lapangan pekerjaan juga harus dicarikan solusi. Untuk ini, kita akan lakukan dengan membangun jiwa enterpreneurship, terutama bagi masyarakat dengan usia produktif. Melalui pemanfaatn sektor kerajinan dan usaha kreatif lainnya,” pungkasnya.

Sementara itu, penampilan raja dangdut Rhoma Irama bener-bener menghibur ribuan pendukung pasangan Musi dan masyarakat Palembang yang hadir. BKB dibuat bak lautan manusia. Para pendukung ini terlihat begitu bergembira. Mularis Walikotanya, Cerdas Kotanya, Sejahtera Warganya. Teriak para pendukung ini membahana diseantera BKB. (sep)

No Responses

Tinggalkan Balasan