Piala Presiden Nampakkan Eksistensi

 

 

 

RADAR PALEMBANG – Pertadingan pertama laga semifinal Piala Presiden (11/2) antara Sriwijaya FC dan Bali United lusa kemarin, turut dihadiri Ketua Penyelenggara Piala Presiden, Maruara Sirait. Sejak tiga tahun lalu, tepatnya sejak 2015 silam. Piala presiden pun terus menampakkan bukti eksistensinya dalam mewujudkan kemajuan industri sepakbola di Tanah air.

Kehadiran Bang Ara Sapaan akrab beliau, menjadi salah satu bukti nyata, peningkatan prestasi Piala Presiden. Terbukti hampir setiap tahun hadiah yang diberikan terus meningkat hingga mencapai Rp 3,3 miliar bagi pemenang pertama.

Tak hanya perolehan jumlah hadiah, banyaknya pemain muda juga menjadi salah satu keunggulan yang diciptakan Piala Presiden. Syahrian Abimanyu misalnya, anak dari pelatih Rasiman ini telah menjadi bintang baru di lapangan hijau.

Selain itu, keuntungan lain diterima oleh pedagang asongan yang dalam penyelengaraan laga pra musim tahun ini, mereka ikut mendapatkan berkah tak terduga. “Artinya penyelenggaraan ini sesuai dengan visi dan misi pak Presiden,” ucap Maruara Sirait saat dikonfirmasi langsung (12/2).

Sementara itu, Presiden R1 Joko Widodo pun turut menekankan terhadap seluruh tim Piala Presiden Untuk bermain secara fair. Sebab, dirinya melihat selama tiga tahun Piala Presiden berjalan, semua tim bermain sangat fair begitu juga para managemen.

Belum lagi, saat penyelenggaraan Piala Presiden ini harus memiliki transparansi. Karena, tidak hanya menggunakan dana pemerintah, pertandingan ini pun juga ikut menggunakan dana dari sponsor.

“Saya yakin penggunaan dana ini sudah transparan dan semuanya sudah melalui proses audit,” tambah dia.

Lanjut poin berikutnya, adalah hasil prestasi para pesepakbola, yaitu dalam pembangunan industri Manager, Pemain dan Suporter.  Menurutnya poin inilah dari hasil monitor sudah cukup baik, bahkan sejak diselenggatakan sejak 2015 banyak bibit unggul yang tercipta.

Terakhir, adanya peningkatan ekonomi kerakyatan. Menurutnya sejak terselenggaranya laga pra musim ini banyak pedagang asongan yang ketiban rezeki. Bukan hanya di Gelora Bung Karno (GBK) tetapi juga hampir setiap stadion pertandingan salah satunya di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang.

Ini membuktikan bahwa penyelenggaraan Piala Presiden ini membantu perekonomian para rakyat menengah kebawah. Selain itu, juga penjualan para sponsor sangat baik.

“Ke depan kami akan semakin eksis lagi menyelenggarakan piala Presiden ini. Bahkan, kami harap hadiahnya akan meningkat lagi tapi tentu harus didukung para sponsor,” pungkasnya. (fen)

 

No Responses

Tinggalkan Balasan