Obat Herbal Toko Faruq Semakin Ngehits

 

 

 

 

 RADAR PALEMBANG  Popularitas obat-obatan herbal mulai menanjak. Banyak masyarakat yang mulai melirik obat-obatan tersebut, lantaran dianggap lebih alami. Perlu proses bertahap agar hasilnya kelihatan.

Pemilik Toko Faruq, Fahrulrozi, menuturkan, tiga tahun belakangan, pembelian obat herbal di tokonya mengalami peningkatan. “Trennya naik. Kalau awal-awal berjualan belum terlalu (terkenal),” ujar Fahrul, dijumpai di tokonya, di Jalan Peltu Menalis, samping Masjid Agung Pagaralam, kemarin .

Farul melanjutkan, dalam kurun tiga tahun belakangan, jumlah pembeli obat herbal mengalami peningkatan. Diakui Fahrul hal ini terjadi lantaran pola pikir masyarakat sudah mulai berubah. Mereka tak lagi terlalu bergantung dengan obat kimiawi. “Mereka (konsumen) ingin obat yang alami,” ucap Farul yang sehari-hari pulang ke dusun Muara Siban ini.

Dilanjutkan Fahrul, dibandingkan obat kimiawi, hasil penggunaan obat herbal cenderung lebih lamban. Namun dikatakannya, hal ini lantaran, sifat obat herbal memang perlahan-lahan, tidak sekaligus. “Ada tahapannya. Ini yang kadangkala membuat konsumen tak sabaran. Padahal, kalau mau sabar, Inshaa Allah bisa sembuh,” urai Guntur, panggilan Farul.

1000 Botol Dalam Sebulan

            Salahsatu obat herbal yang dijual di Toko Farul adalah agarillus celte. Obat berbentuk minuman ini merupakan obat terbuat dari bahan-bahan alami, seperti jamur dewa, probiotik, ekstrak sarang semut, manggis, propolis alias madu terfermentasi dan kayu manis. “Agarillus celte merupakan penyempurnaan dari agarillus ini bisa membantu penyembuhan penyakit kronis dan degeneratif,” ujar Farul.

Farul menyatakan, konsumen agarillus celte di Pagaralam mulai mengalami peningkatan. Sejak Juni lalu sampai dengan September, tren penjualannya meningkat. Farul pun optimistis penjualan agarillus celte di Pagaralam mampu menembus angka 1.000 botol dalam satu bulan. Adapun harganya Rp200 ribu per botol. “Toko Faruq merupakan agen resmi agarillus celte. Penjualan kami sudah menjangkau kabupaten/kota di provinsi Jambi,” pungkas Farul. (**/dio)

 

No Responses

Tinggalkan Balasan