Mengerucut Tujuh Pasang

 

 

 

RADAR PALEMBANG  – Jumlah bakal pasangan calon walikota dan wakil walikota Pagaralam sudah mengerucut. Sampai saat ini, sudah ada tujuh pasang nama yang muncul. Masing-masing pasangan ini pun mengusung slogannya sendiri-sendiri.

Berdasarkan informasi yang didapat Radar Palembang, tujuh pasang tersebut terdiri dari tiga pasang dari jalur dukungan partai politik dan empat pasang dari jalur independen alias perseorangan. Ketujuh pasangan tersebut adalah dr Hj Ida Fitriati MKes-Ir Armansyah MM (IdaMan) yang didukung Partai di antaranya Golkar, PBB, PPP dan Perindo. Selanjutnya Alpian SH-M Fadli (Alfad) yang disokong penuh PKB dan Nasdem.

Selanjutnya Ir Gunawan MT-Febriansyah SH MH yang didukung Partai Gerindra, PKS dan PAN. Adapun pasangan dari jalur independen yakni Novirzah Djazuli SE-H Suharindi SJ SPd MM, Ludi Oliansyah ST-Drs HA Fachri MM (LA), Hermanto SH MSi-Drs H Anuwar Rasyid (HeAr), dan Ir Musabaqo-Necko Ferlyno SH.

Diantara tujuh pasang tersebut, hanya IdaMan yang belum terang-terangan mengumumkan akan maju bersama-sama. Saat ditemui Radar Palembang beberapa waktu lalu, Ida menyatakan IdaMan masih menunggu surat keputusan dari partai pengusung. Namun Arman memastikan, SK dari partai pengusung tidak akan berubah lagi. Dia menyatakan SK PBB untuk pasangan IdaMan. “Kalau berubah tentu di daerah akan tahu,” ujar Arman saat ditemui di sirkuit Keban Agung, Sabtu lalu (25/11).

Sementara pasangan Alfad, Gunawan-Febri, Novirzah-Suharindi, Ludi-Fachri, Hermanto-Anuwar sudah duluan mengumumkan diri. Sejak beberapa bulan lalu, nama pasangan ini sudah terdengar luas di masyarakat Pagaralam. Sedangkan pasangan Bako-Necko baru-baru ini saja terdengar. “100 persen benar,” kata Bako ketika dikonfirmasi kemarin (28/11). “Yang jelas sepaham,” katanya lagi ketika ditanya tentang alasannya memilih Necko sebagai pasangan di Pilkada.

Ketujuh bakal pasangan calon tersebut pun memiliki slogan yang berbeda-beda. IdaMan misalnya dengan slogan ‘Lanjutkan’. Ini kemungkinan besar bermakna meneruskan pemerintahan yang sedang dipimpin Ida saat ini. Pasangan Alfad dengan slogan ‘Kerja Keras, Kerja Cerdas’. Menurut Alpian, slogan ini bertujuan untuk mewujudkan Pagaralam Maju. “Kerja keras adalah tipikal orang Pagaralam. Kerja cerdas yang belum, karena kerja ini harusnya peran pemerintah. Makanya untuk Pagaralam maju harus ada peran pemerintah, agar petani bisa kerja cerdas,” terang Alpian saat dihubungi  kemarin (28/11).

Sementara, pasangan Gunawan-Febri nampaknya akan mengusung slogan ‘Berguna’, yang merupakan singkatan dari ‘Bersama Gunawan’. Slogan lainnya adalah ‘Ikhlas Mengabdi Kepada Masyarakat’. Ini sesuai dengan bunyi yang ada di alat peraga kampanye Gunawan yang sudah ada saat ini.

Adapun pasangan Novirzah-Suharindi mengusung slogan ‘Mantab’. Slogan ini merupakan singkatan dari Madani, Agribisnis, pariwisata dan agrobisnis. Tak mau kalah, Ludi-Fachri mengusung slogan ‘BERKAH’ akronim dari ‘Bekerja, Etika, Religius, Kerjasama, Amanah dan Hasil’. Ini seperti terlihat di alat peraga yang banyak tersebar di Pagaralam.

 

Slogan ‘Beghiluk’ diusung pasangan Hermanto-Anuar (HeAr) singkatan dari ‘Bersih, Ibadah, Ilok, Tanpa Korupsi’. Hermanto mengaku, dirinya siap memberikan penjelasan kepada masyarakat tentang slogannya tersebut. “Kami siap berdiskusi dan berdialog,” ujarnya.

Namun tujuh pasangan tersebut belum bisa dikatakan calon. “Baru bakal,” ujar Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Pagaralam, Yenli Elmanoferi SE MSi, ketika ditemui Senin lalu (27/11). Untuk jadi calon, dijelaskan Yenli, mereka harus memenuhi segala syarat yang telah ditentukan dalam Undang-undang Pilkada 2018. Salahsatu syarat itu disebutkannya, bagi Balon independen harus memenuhi bukti dukungan dengan jumlah minimal yang telah ditetapkan sebelumnya. “Istilahnya saat ini (Balon independen) baru membuka pintu,” ujarnya memberikan istilah.

Berdasarkan PKPU RI Nomor 1 tahun 2017 tentang tahapan, program dan jadwal Pilkada, diketahui  penetapan pasangan calon akan dilaksanakan pada 12 Februari 2018. Sebelum itu, KPU akan membuka pendaftaran calon pada 8 Januari – 10 Januari 2018. (dio)

 

 

No Responses

Tinggalkan Balasan