Jamu 5.000 Umat Makan Bersama

 

 

 

RADAR PALEMBANG – Kelenteng milik marga Chu, Ciung Pek King di Jalan Sungai Hitam Bukit Palembang,   Rabu (13/9) menggelar perayaan sembahyang Rebutan bersamaan dengan perayaan HUT  Dewa Kiung Kong Sing Kun atau dewa pengobatan.

Ketua Kelenteng Ciung Pek King Akian mengatakan, sembahyang ini digelar dari pagi hingga sore. “Untuk hiburan kita tampilkan wayang Tionghoa,”ujarnya.

Menurut Akian, untuk hari ini Kamis(14/9) selain melakukan ritual panitia juga menyediakan 500 meja atau untuk 5000 umat bagi umat untuk makan bersama. “ Sama seperti tahun lalu kita menjamu sekitar 5000 umat umat makan bersama,”katanya.

Akian menjelaskan, disaat sembahyang diadakan pembacaaan paritta, dan persembahan barang sesaji untuk roh-roh gentayangan yang tidak berkeluarga atau yang ditelantarkan oleh kelurganya. “Berdasarkan kepercayaan, pada setiap bulan ketujuh penanggalan Imlek, pintu neraka akan dibuka lebar-lebar, dan para arwah akan diberi kesempatan untuk turun ke dunia menjenguk anak cucunya,”ucapnya.

Akian menambahkan, bagi para arwah yang anak cucunya tidak menyediakan sesajian di rumah, mereka akan mencari makanan di kelenteng, vihara ataupun di rumah abu yang melaksanakan ritual ini.

“Bulan ketujuh Imlek biasanya disebut sebagai bulan hantu untuk berkeliaran selama sebulan penuh (15 hari sebelum tanggal 15 bulan 7 sampai 15 hari sesudahnya),”jelasnya. Sementara itu, untuk menghibur umat yang melakukan sembahyang panitia juga menyediakan hiburan wayang tionghoa dan atraksi Barongsai.(sep

No Responses

Tinggalkan Balasan