Jamkrida Kejar Penjaminan KEK TAA

 

 

 

RADAR PALEMBANG– PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Sumsel membidik potensi penjaminan dari mega proyek Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api-Api (TAA). Untuk dapat mewujudkan hal tersebut, perusahaan daerah ini berharap dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel.

Direktur Utama PT Jamkrida Sumsel, Dian Askin Hatta mengatakan, untuk dapat menjamin proyek di KEK TAA tersebut, pihaknya membutuhkan tambahan modal guna memperbesar kapasitas penjaminan. “Butuh tambahan modal sekitar Rp 50 miliar lagi, sehingga total nantinya modal yag dimiliki Jamkrida Sumsel mencapai Rp 100 miliar, dan telah mencukupi syarat minimal sebagai lembaga penjamin proyek skala besar,” kata dia, Kamis (9/11)

Dia menjelaskan, apalagi dari proyek yang menelan biaya sekitar Rp 24 triliun untuk konstruksinya dtersebut, dipastikan untuk tahap awal Jamkrida Sumsel sudah dipercaya untuk menjamin senilai Rp 1 triliun dari nilai proyek. “Untuk itu, support dan dukungan dari Pemprov Sumsel selaku pemegang saham sangat dibutuhkan,” katanya.

Ada empat produk penjamian yang nantinya ditawarkan dalam proyek KEK TAA tersebut, yakni penjaminan penawaran, uang muka, pelaksanaan, dan pemeliharaan. “Jika tahap pertama ini terealisasi, maka ada potensi Imbal Jasa Penjaminan (IJP) sebesar Rp 5 miliar yang bisa dimaksimalkan,” katanya.

Sementara terkait kinerja sendiri, hingga September 2017 Jamkrida Sumsel sudah berhasil mencatatkan 1.200 terjamin produktif, dan 2.351 terjamin non produktif, dengan nilai penjaminan Rp 360 miliar (produktif) dan Rp 887 miliar penjaminan non produktif. Atau secara total nilai penjaminan di tahun ini sudah mencapai sekitar Rp 1,2 triliun.

Realisasi yang dihimpun saat ini sudah melebihi capaian yang diperoleh sepanjang tahun tahun lalu. “Untuk IJP sendiri sudah terkumpul Rp 12,1 miliar dan laba mecapai Rp 1,3 miliar atau sudah hampir dua kali lipat dari perolehan laba tahun lalu,” katanya. Hingga akhir tahun ditargetkan perolehan laba bisa mencapai Rp 2,2 miliar dan nilai penjaminan mencapai 1, 5 triliun.(tma)

 

 

 

 

No Responses

Tinggalkan Balasan