Atlet Muaythai Banyuasin Andalan Sumsel Dulang Emas

 

 

 

 

RADAR PALEMBANG – Nurmi Intan Rizki wanita berparas cantik juara nasional Taekwondo asal kabupaten Banyuasin hijrah ke olahraga bela diri Muaythai sejak setengah tahun terakhir. Nurmi sapaan akrabnya mengaku pindahnya dirinya ke olahraga Muaythai karena olahraga ini lebih menantang dibanding olahraga Taekwondo.

“Saya kerap lihat di TV olahraga ini meski terlihat sadis, tapi ada gerakan-gerakan dari olahraga ini yang bagi saya asik. Seperti meliuk liuk saat bertanding,”kata anak kelima dari enam bersaudara putri dari Zulkifli Nazamudin dan Hami ini.

Untuk target, sambung Nurmi, sesuai yang diharapkan pengurus cabor Muaythai Sumsel yaitu bisa meraih medali emas di PON Papua 2020 mendatang.“Untuk mewujudkan semua itu, saat ini dirinya terus berlatih dan berlatih,”ujarnya.

Menurut Nurmi saat ini dirinya tinggal di Pangkalan Balai Banyuasin dan latihan di KM 9 Palembang rutin 3 kali seminggu. “Jarak yang cukup jauh bagi saya nggak ada masalah, terpenting target saya untuk jadi juara di PON Papua bisa terwujud,”katanya.

Nurmi juga mengucapkan banyak bersyukur dan berterima kasih karena keluarganya mendukung dirinya menggeluti olahraga ini. “Ini yang membuat saya lebih bersemangat menggeluti olahraga ini,”terangnya.

Sementara itu, Lirman Budianto, Sekum Pengda Muaythai Sumsel mengatakan, kalau Nurmi diproyeksikan untuk meraih emas di PON Papua mendatang. Sebab Nurmi merupakan salah satu atlet Muaythai Sumsel yang sangat berbakat dan berpeluang meraih medali emas. “Di olahraga Taekwondo, Nurmi pernah jadi juara nasional. Kita berharap dengan latihan yang tekun Nurmi bisa juga meraih medali emas di olahraga Muaythai,”katanya.

Menurut Lirman, dengan usia yang masih muda sekitar 22 tahun bukan tidak mungkin kedepan Nurmi bisa  jadi atlet Muaythai Nasional yang bisa mengharumkan nama Sumsel ditingkat nasional dan Indonesia ditingkat Internasional. “Tentunya semua itu akan terwujud jika terus berlatih dan berlatih,”ujarnya. (sep)

 

No Responses

Tinggalkan Balasan