5 Komoditas Sumbang Inflasi

0
422

RADAR PALEMBANG – Laju inflasi Sumatera Selatan sepanjang tahun 2019 tercatat sebesar 2,06 persen atau di bawah dari proyeksi sebesar 2,5 persen – 3 persen. Setidaknya ada 5 komoditas penyumbang inflasi cukup tinggi.
Kelima komoditas itu meliputi, yakni emas perhiasan, bawang merah, sewa rumah, cabai merah dan kontrak rumah. Andil komoditas tersebut berpengaruh untuk inflasi di Kota Palembang.
Berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel, laju inflasi Sumsel 2019 juga lebih rendah dibandingkan inflasi provinsi itu tahun 2018 yang mencapai 2,59 persen.
Kepala BPS Sumsel, Endang Tri Wahyuningsih, mengatakan dilihat dari kelompok pengeluaran, inflasi tertinggi sepanjang tahun lalu terjadi pada komoditas Pendidikan, rekreasi dan olahraga serta komoditas sandang.
“Laju inflasi untuk dua kelompok tersebut cukup tinggi, dan disusul kelompok bahan makanan, juga kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau,” katanya.
Endang memerinci terdapat lima komoditas dari aneka kelompok pengeluaran tersebut yang menjadi penyumbang inflasi terbesar sepanjang tahun 2019. Andil komoditas tersebut berpengaruh untuk inflasi di Kota Palembang. “Sementara untuk di Kota Lubuk Linggau hampir sama,hanya saja harga rokok turut andil besar terhadap pembentukan inflasi di sana,”katanya.
Sebelumnya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumsel, Yunita Resmi Sari, mengatakan bank sentral memerkirakan inflasi Sumsel pada tahun 2019 berada di rentang 2,5 persen – 3 persen.
“Kami menilai inflasi tetap terkendali pada level yang rendah dan stabil. Bahkan inflasi Sumsel dapat berada dalam rentang target inflasi nasional,” katanya.
Menurut Sari, koordinasi dan kolaborasi dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) terus diperkuat dalam menjaga inflasi yang rendah dan stabil. “TPID Sumsel menerapkan strategi 4K, yaitu ketersediaan pasokan, kestabilan harga, kelancaran distribusi dan komunikasi yang efektif,” katanya. (dav)

LEAVE A REPLY