Yayasan Bu Kong Palembang Rayakan Imlek

0
1039

RADAR PALEMBANG, Ratusan warga dari marga Sho yang merupakan anggota Yayasan Bu Kong Palembang merayakan Imlek atau pergantian tahun baru 2568. Perayaan diawali dengan kumpul bersama dengan keluarga, melakukan ritual sembahyang dan saling bersilatuirahmi. Ketua Yayasan Bu Kong Palembang Gunawan Adi Suwarno mengatakan, kalau Imlek merupakan perayaan Hari Raya Tahun Baru Cina yang sangat penting bagi orang Tionghoa. “Perayaan Imlek dirayakan di hari pertama bulan pertama di penanggalan Tionghoa hingga berakhir pada tanggal kelima belas (bulan purnama) bulan pertama atau sering disebut dengan Cap Go Meh,”terangnya
Adi mengatakan, kalau tahun Baru Imlek merupakan saat yang tepat bagi keluarga untuk bersama. Sebab di mana pun mereka berada, orang akan mudik/pulang kampung untuk merayakan pesta ini bersama keluarga terdekat. “Kalau keluarga besar saya saat Imlek pasti kumpul untuk makan bersama,”ucapnya.
Selain makan, sambung Adi, pada saat kumpul biasanya berdoa bersama dan berharap di tahun baru nanti kehidupan bisa lebih baik dari tahun sekarang. ”Pada pagi harinya biasanya aktivitas rutin yang dilakukan saling bersilaturahmi kepada orang yang dituakan atau pun menerima kunjungan keluarga, teman dan karyawan.,”ujarnya.
Sementara itu, Wakil Sekretaris Yayasan Bu Kong Palembang Jason Gunawan menambahkan, kalau yayasan Bu Kong i baru terbentuk berdasarkan SK Menkumhamnya pada tanggal 7 Desember yang lalu. “Untuk kantor sekretariatannya terletak di Jalan Puding Palembang tepatnya di Kelenteng Hun Tau Keng,”katanya.
Menurut Joson, tujuan dibentuknya yayasan Bu Kong ini tidak lain adalah untuk mewadahi aktifitas dari marga Sho. “Jumlah marga Sho di Palembang ini lumayan banyak, namun hingga kini data pastinya belum tahu. Nah, hadirnya Yayasan ini diharapkan selain untuk mendata jumlah marga Sho juga bisa menjalin silaturahmi antar sesame marga Sho,”katanya.
Untuk aktifitas Yayasan Bu Kong sendiri saat ini atau pasca di keluarkannya SK dari Menkumham yaitu merenovasi sekretariatan yaitu Kelenteng Hun Tau Keng. “Kelenteng ini berdirinya sekitar tahun 1970 dimana awal terbentuk hanya sebuah gubuk, namun secara bertahap dibangun dan direnovasi hingga sekarang ini,”ujarnya (adv/sep)

LEAVE A REPLY