Wujudkan Lumbung Pangan Nasional, OKUT Cetak 400 ha Lahan Sawah Baru

0
124

RADAR PALEMBANG – Bupati OKU Timur, HM Kholid Mawardi SSos MSi benar benar serius mewujudkan Kabupaten OKU Timur sebagai lumbung pangan nasional. Hal ini terwujud saat Bupati bersama Ketua DPRD OKU Timur H Beni Defitson SIP MM dan anggota DPRD OKU Timur Iwan Naburori dan Rudi Hartono, melakukan kunjungan kerja dan meninjau langsung program cetak sawah di Dusun IV Desa Sukadamai Batumarta IX Kecamatan Madang Suku III OKU Timur, Rabu (20/01).

Program cetak lahan sawah baru di Kabupaten OKU Timur ini terus dilakukan, untuk menunjang ketahanan pangan nasional. Setidaknya 400 hektar lahan sawah baru dicetak, dimana 80 hektar lahan sawah baru dibuka pada tahun 2020 – 2021 dan 320 hektar lagi masih dalam proses.

“Di Kecamatan Madang Suku III Luas lahan yang sebelumnya merupakan lahan rawa ini sudah dicetak sawah mencapai luas 80 hektar lebih pada tahap pertama, sisanya 320 hektat lagi tahap kedua masih dalam proses pengerjaan. Cetak sawah ini merupakan swadaya murni masyarakat,” ujar Bupati.

Ditambahkan Kholid, Pemerintah Kabupaten OKU Timur mendukung penuh dan siap membantu memfasilitasi alat pertanian dalam pelaksanaan cetak sawah di Bumi Sebiduk Sehaluan.

“Betapa pentingnya sawah bagi ketahanan pangan nasional, dan OKU Timur terus melakukan cetak sawah yang semuanya swadaya murni masyarakat. Memang tidak gampang memulai, tapi kita harus semangat untuk berani merubah nasib,” tegas Bupati.
Pada kesempatan itupula, Kholid berpesan agar masyarakat tetap mengedepankan musyawarah mufakat dalam pelaksanaan cetak sawah ini. Selain itu juga, Bupati yang pernah mendampingi Herman Deru selama dua periode saat menjadi Bupati OKU Timur ini mengatakan, selain lahan yang dialiri irigasi, Pemkab OKU Timur juga menyiapkan program khusus bagi cetak sawah diluar jalur irigasi.

“Pemerintah OKU Timur juga mendukung lahan sawah yang belum ada aliran irigasi, dengan program listrik masuk sawah, yaitu dengan membangun sumur bor untuk pengairan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD OKU Timur, Beni Defitson SIP MM didampingi anggota DPRD OKU Timur Iwan Naburori dan Rudi Hartono mengatakan, lahan pertanian tersebut selama ini terbengkalai dan belum dioptimalkan. Selama ini warga hanya mengandalkan komoditas karet. Dengan dibukanya lahan tidur menjadi lahan produktif ini nantinya diharapkan akan bermanfaat bagi masyarakat, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

“Kami selaku wakil rakyat tentunya mendukung penuh program ini. Bahkan akan dibahas tahun ini untuk dianggarkan di tahun 2022 mendatang. Tentunya hal yang utama adalah berdasarkan kepada kesejahteraan masyarakat. Apa yang menjadi keinginan masyarakat yang disampaikan melalui tokoh masyarakat agar pemerintah memfasilitasi pengelolaan cetak sawah ini. Pesan saya jangan menimbulkan persoalan dan berjalan dengan baik melalui musyawarah mufakat”, ucap Beni.(awa)

LEAVE A REPLY