Wartawan di OKUT jadi Korban Begal

0
149
Ilustrasi Pembegalan

RADAR PALEMBANG – Pelaku kriminalitas yang sering beraksi di OKU Timur kali ini memilih wartawan yang menjadi korbannya. Joni Ariandi yang merupakan penyiar radio dan wartawan online ini harus rela kehilangan motor dan barang berharga lain miliknya.

Peristiwa tersebut terjadi pada  Senin malam (24/11) usai korban siaran sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu korban mendapat telepon dari nomor tak dikenal, mengaku dapat nomor HP korban dari temannya. Dalam komunikasi tersebut, pelaku mengatakan ingin menjual ponsel merek Vivo.

Dijelaskan Joni, akhirnya korban bertemu dengan pelaku di Tugu Tani Martapura. Setelah bertemu, pelaku mengatakan jika hp nya ketinggalan di rumahnya. Kemudian korban membonceng pelaku menggunakan motornya untuk mengambil ponsel.

Di perjalanan korban sempat curiga karena arah ke rumah pelaku berbelok-belok. Tapi pelaku berusaha meyakinkan dengan mengatakan rumahnya memang jauh karena miskin.

Kemudian korban berlari ke rumah warga terdekat minta tolong. Namun karena kejadian sudah malam korban sempat kesulitan mendapatkan bantuan. “Akhirnya ada beberapa warga yang mau menolong dan mengantarkan ke polsek BP Peliung. Kami cek lagi ke lokasi tempat aku dibegal sudah dak ado lagi barang-barang aku,” ucap korban korban.

Atas kejadian ini korban mengalami kerugian berupa 1 unit motor Honda Revo, 2 unit handphone, KTP, ATM dan kartu BPJS yang ditaksir mencapai Rp 9 juta. Kemudian korban lasngsung melapor ke Polsek BP Peliung dengan nomor LP-B/13/XI/2020/ SUMSEL/OKUT/SEK BPP tanggal 24 November 2020.

Sementara itu Kapolres OKU Timur AKBP Dalizon melalui Kapolsek BP Peliung Ipda Sairoji ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan ada peristiwa tersebut. Bahkan korban sudah membuat laporan polisi. (awa)

 

LEAVE A REPLY