Waralaba mulai Digandrungi lagi

0
1083
Foto : Ilustrasi Produk Waralaba es Kacang

RADAR PALEMBANG- Perkembangan usaha waralaba di Palembang saat hanya didominasi oleh satu produk lokal. Hal ini dibuktikan dengan masih minimnya para pelaku usaha yang bergerak mempopulerkan produk lokal untuk menjadi trend nasional.

Seperti yang diungkapkan Anang Sukandar, ketua umum Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) saat diwawancarai usai pembukaan pameran Info franchise dan busines concept expo (IFBC 2014) di ruang  Syailendra Hotel Sanjaya, Sabtu (10/5).

Dijelaskanya, banyak para pengusaha lokal kurang mampu bersaing. Hal ini didasari oleh minimnya pengetahuan, modal, pasar dan managemen sehingan usaha yang dijalankan hanya bertahan di suatu daerah saja. Padahal, apabila dikembangkan lebih dalam bisa membuka pasar baru. “Berdasrkan fakta di lapangan yang saya amati di Palembang, tingkat pertumbuhan waralaba di sini hanya dua persen. Ini mencakup usaha kuliner seperti pempek dan kemplang ini,” katanya.

“Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang telah dilakukan selama lima kali di Palembang. Dalam kegiatan ini kami inigin membeirkan peluang kepada masyarakat untuk berwirausaha dan mengembangkan potensi lokal yang ada di sini sehingga tingkat kesejahteran bisa meningkat karena kategori negara sejahtera adalah kebijakan eknomi negara dan rakyatnya saling berhubungan dan saling mendukung,” paparnya.

Diungkapkan Anang, permasalahan yang dihadapi, para pengusaha lebih suka cara instan dibandingkan meniti usaha dari awal hingga menjadi bentuk usaha yang kokoh. “Semua usaha membutuhkan perjuangan yang tidak sedikit baik secara waktu, material, finansial, uji coba produk jatuh bangun merek hingga biaya promosi menjadi pertimbangan dan butuh rentang perjalanan yang tidak sebentar,” jelasnya.

Diungkapkan Anang, IFBC 2014 merupakan jawaban bagi masyarakat yang ingin menjadi pengusaha. Para pengunjung akan dibantu untuk berinvestasi dalam jenis usaha yang diminati dengan biaya terjangkau. Dalam pameran ini juga memberikan peluang bagi para pengunjung yang hadir untuk membuka usaha. Sejumlah peluang usaha menanti untuk mengoperasikanya dan memetik profit dengan nilai investasi yang beragam mulai tipe investasi terjangkau bernilai Rp 10 juta hingga ratusan juta.

Ada berbagai macam bisnis waralaba yang hadir dalam kegiatan ini seperti. Ecoprint lution, toserba elektrik, elek comic center, king auto distro, sedangkan untuk kuliner kebab turki baba rafi, the poci, nepress by millo point, amazy fried chicken.

“Selain usaha kuliner, ada juga franchise traveling seperti asia wisata, rodex tour, aero tiket dan gramindo. Dan para pencinta otomotif terdapat king auto interior dan terdapat juga usaha menarik dan tidak kalah uniknya seperti harlnya roto rooter (sanitasi/plumbing),” pungkasnya. (fun)

 

 

LEAVE A REPLY