Vihara Prajna Shanti Gelar Ulambana

0
954

 

RADAR PALEMBANG,  – Vihara Prajna Shanty Palembang menggelar ritual perayaan Ulambana. “Perayaan dimulai dari pagi hingga sore, untuk mendoakan arwah leluhur,” ungkap Ketua Vihara Prajna Shanty Biksuni Dhayana Mudita didampingi Biksu Geng Shan Kamis (30/8).

Menurut Biksuni,  Ulambana merupakan salah satu hari suci umat Buddhis yang diselenggarakan pada tanggal pertama hingga ke-15 penanggalan Imlek. Pada hari tersebut, para Bhikku Sangha sedang menjalankan masa Vasa (retret selama Musim Hujan berlangsung).

Setelah menjalankan masa tersebut, banyak Bhiksu yang mengalami peningkatan dalam kehidupan spritual sehingga menjadi “lahan teramat subur” untuk menanam kebajikan. Para umat Buddha yang memberikan persembahan kepada mereka akan memperoleh karma baik lebih besar daripada biasanya.

“Umat juga bisa melimpahkan jasa kebajikan yang diperoleh dari persembahan tersebut untuk roh leluhur mereka serta makhluk-makhluk yang menderita di alam preta (alam hantu kelaparan),” katanya.

Biksuni menceritakan, berdasarkan tradisi masyarakat Tionghoa, makhluk-makhluk penghuni neraka dibebaskan selama sebulan pada bulan ketujuh Imlek dan mereka akan mengunjungi bumi. Untuk mencukupi kebutuhan mereka dan untuk mengambil hati mereka serta mencegah mereka menyakiti makhluk hidup, para keluarga memberikan persembahan.

Selain itu, perayaan yang dikenal dengan Tjit Gwe Pua ini biasanya dilakukan dengan membakar uang kertas, baju kertas, dan sebagainya. “Sebenarnya, di tradisi Buddhis memperingati saat-saat kematian orang kita cintai telah dimulai sejak zaman Sang Buddha. Tentu saja bukan hanya dengan mengirim makanan, mengirim pakaian kepada orang tua atau almarhum. Ada beberapa hal yang memang diajarkan oleh Sang Buddha dalam upacara peringatan kematian,” ujarnya. (sep)

 

 

LEAVE A REPLY