Vihara Amithaba Graha Palembang Gelar Perayaan Ulambana

0
204

 

 

RADAR PALEMBANG- Vihara Amithaba Graha Palembang yang terletak di Jalan Taman Kenten menggelar sembahyang Ulambana , Rabu(16/9/2020).

Ketua Yayasan Vihara Amithaba Halim Susanto mengatakan, perayaan Ulambana di Vihara Amithaba di Vihara digelar selama 2 hari (15-16 September). “1 hari awal merupakan ritual pembacaan parita kepada para leluhur, hari kedua merupakan puncak perayaan Ulambana dengan membakar simbol raja setan,”katanya.

Halim juga mengatakan, Ulambana merupakan salah satu hari suci umat Buddhis yang diselenggarakan setiap bulan 7 tanggal pertama hingga ke-15 penanggalan Imlek. “Pada hari tersebut, para Bhikku Sangha sedang menjalankan masa Vasa (retret selama Musim Hujan berlangsung). Setelah menjalankan masa tersebut, banyak Bhikku yang mengalami peningkatan dalam kehidupan spritualnya sehingga menjadi “lahan teramat subur” untuk menanam kebajikan,”ujarnya.

Halim juga menceritakan kalau upacara ullambana di bulan 7 penanggalan lunar sebetulnya berasal dari kisah “Maha Moggalana menyelamatkan ibunya”, Ulambana adalah bahasa Sansekerta, arti harafiahnya “digantung terbalik”, maksudnya menyelamatkan derita orang yang digantung terbalik (kepala dibawah), membebaskan makhluk hidup dari penderitaan bagaikan membebaskan orang yang digantung terbalik dari ikatannya.

Demi menyelamatkan ibunya yang lahir di alam Neraka Avicci sebagai akibat dari karma buruk tiada terhingga yang diciptakan pada masa hidupnya, maka Maha Moggalana dengan tulus memberikan dana paramita kepada Sangha di akhir masa vassa (pavarana), dengan mengandalkan kebajikan dan moralitas hasil pembinaan diri Sangha berhasil menyelamatkan ibunya, juga menyelamatkan semua penghuni alam Neraka. “Makanya bulan 7 penanggalan lunar merupakan bulan berbakti dan bulan berterima kasih,”ucapnya.(sep)

LEAVE A REPLY