Vietnam Paling Ditakuti

0
681

 

Oleh: Thomas Trikasih Lembong

Menteri Perdagangan

DALAM persaingan di pasar bebas saat ini, pihaknya menaruh perhatian lebih pada agresifnya pertumbuhan ekspor Vietnam. Menurutnya, Vietnam jadi pesaing terberat Indonesia, sekaligus selangkah lebih maju dalam perebutan pasar ekspor.

Saya paling takut Vietnam. Akses pasar untuk ekspor, mereka sudah rampung agreement (kesepakatan) dengan Uni Eropa, trade agreement dengan Amerika Serikat, Jepang, sampai Kanada. Mereka sudah punya akses ke pasar bebas ke sana, kita nggak.

Dengan akses perdagangan Vietnam yang lebih luas, Indonesia akan sulit mengimbangi dalam hal tarif di negara tujuan ekspor. Efisiensi perusahaan Vietnam pun juga berada di atas pengusaha Indonesia. Kita akan kalah tarif ke Eropa misalnya antara 17-18%. Bagaimana mau bersaing, margin perusahaan juga nggak sampai 8-10%.

Ketertinggalan ini, sambung Lembong, terjadi akibat sejak dulu Indonesia terlambat memulai perjanjian perdagangan bebas dengan negara lain. Sebaliknya, masyarakat di dalam negeri malah masih meributkan dampak negatif dari perdagangan bebas.

Kita kurang giat rajin keluar, tertinggal bikin trade agrement. Sehingga kita harus bergerak cepat, kalau nggak bergerak cepat dan bertele-tele, kita terperangkap polemik isu yang nggak-nggak, negara lain sudah serius, kita terancam ketinggalan,” pungkasnya. (wdl)

LEAVE A REPLY