Turis Indonesia Belanjakan RM 11,072 Billion di Malaysia

0
147

+ 2019, Targetkan Devisa Pariwisata  RM 100 Billion

RADAR PALEMBANG- Malaysia Tourism Bord (MTB) kembali mengunjungi Kota Palembang. Bersama dengan industri pariwisata dari Malaysia yang terdiri dari hotel, rumah sakit, produk pelancongan dan perusahaan travel. Tourism Malaysia mengadakan acara yang diberi judul VM2020 Travel Mart di Hotel Aryaduta Selasa (10/9).
Senior Deputy Director International Promotion ASEAN Azilina Azni Zainal Abidin didampingi Deputy Director Tourism Malaysia Medan Zarina Johari mengatakan, Visit Malaysia 2020 campaign adalah kesempatan untuk menarik jumlah pengunjung sesuai dengan misi pemerintah untuk menjadikan Malaysia tujuan ataupun pilihan bagi para wisatawan dan bisnis.
“Target pemerintah adalah mencapai 30 juta kedatangan wisatawan internasional dan pendapatan 100 billion ringgit di tahun 2020. Dirinya juga terkesan dengan masyarakat Palembang yang ramah dan tourism mindset,” ujarnya, kemarin.
Dia mengatakan Logo VM2020 yang telah diluncurkan oleh YAB Perdana Menteri Tun Dr Mahathir Mohamad pada 22 Juli 2019 lalu. Ini merupakan kreasi dari disainer grafis Malaysia, Alfred Phua Hong Fook, yang memenangkan kompetisi mencipta logo VM2020 pada Maret 2019 lalu.
“Logo VM2020 menampilkan ikon ikon Malaysia yang terkenal seperti burung enggang dan bunga raya, dengan nuansa warna yang terdapat pada jalur Gemilang (bendera nasional Malaysia). Dengan tagline Visit Truly Asia Malaysia 2020, fokus pemerintah di tahun 2020 adalah ekowisata, seni dan budaya,” jelasnya.
Pada kegiatan kali ini Tourism Malaysia turut melancarkan paket KL dan Beyond dan MYES (paket 4H3M dan 3H2M) bagi merancakkan lagi promosi tahun Melawat Malaysia 2020 / VM2020. Oleh karena itu, VM2020 Travel Mart di Palembang ini adalah salah satu bentuk komitmen kementerian pelancongan, seni dan budaya dan juga Tourism Malaysia dalam memberikan info info yang diperlukan bagi industri pelancongan yang ada di kota Palembang.
“Pada tahun 2018, sebanyak 3,3 juta wisatawan dari Indonesia melancong ke Malaysia. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 17.2% dari Januari – Juni 2019 sebanyak 1.857.864 wisatawan. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2018 yakni 1.615.210 wisatawan dari Indonesia ke Malaysia. Artinya ada peningkatan sebanyak 15 persen. Dengan angka kunjungan wisata itu, devisa yang masuk ke Malaysia mencapai RM 5.71 billion ringgit pada periode Januari – Juni 2019,” katanya.
Sementara itu, sepanjang tahun 2018, Tourism Malaysia menerima pendapatan dari wisatawan Indonesia sebesar 11,072 billion ringgit. Angka ini mengalami peningkatan yang cukup besar yaitu sebesar 30.5 persen dibandingkan tahun 2017. Tentunya ini mengukuhkan Indonesia di posisi ke dua dengan jumlah wisatawan terbanyak dan pendapatan terbesar untuk Malaysia.
“Untuk itu, atas nama Tourism Malaysia Azilina menyampaikan terima kasih atas dukungan para agent, media dan masyarakat Sumsel selama ini. Harapannya adalah semoga Malaysia dan Indonesia khususnya Palembang dan Sumsel akan lebih sukses lagi dalam menjayakan pelancongan tanah air,” pungkasnya.(spt)

LEAVE A REPLY