Tokoh Tionghoa Sumsel Puji Herman Deru dan Sultan Hamengkubuwono X

0
361

RADAR PALEMBANG, Tokoh masyarakat Tionghoa Sumsel memuji langkah Gubernur Sumsel mengundang tokoh-tokoh masyarakat dari berbagai suku yang ada di Sumsel saat kunjungan Sultan Hamenkubuwono ke X di Griya Agung Sabtu (24/8).
“Ini langkah luar biasa yang dilakukan Gubernur Sumsel dan Sultan Hamengkubuwono ke X dalam upaya mempererat persatuan dan kesatuan,”ungkap Pauzi Thamrin Tokoh masyarakat Tionghoa Sumsel didampingi tokoh Tionghoa lainnya,Darwis Hindralili dan Tansri saat Silaturahmi dengan Gubernur Sumsel dan Sultan Hamengkubuwono di Griya Agung, kemarin.
Menurut Pauzi , warga Tionghoa Jyang tinggal di Sumsel ini merasa sangat nyaman karena tidak pernah merasa dibeda-bedakan. Dengan penerimaan yang sangat baik itu, Ia pun mengimbau agar mereka tetap guyub (rukun) satu sama lainnya.”Kalau kita kompak, akur adanya saya yakin pembangunan Sumsel akan lebih maju lagi dan berkeadilan. Yang penting itu tadi landasannya kerukunan,” tutupnya.
Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam sambutannya mengatakan, bahwa sejak Negara Indonesia berdiri sudah menerapkan Bhineka Tunggal Ika, sebagai landasan yang kuat. Dan hal itu bukan sekedar identitas tapi strategi karena Indonesia dibentuk dari yang berbeda-beda dan menyatakan diri sama.
Menurutnya semua etnis manapapun agama apapun harus menyadari aspek itu sehingga bisa menghargai agama lain dan menghargai budaya lain. Karena persatuan itulah suku agama dan ras yang berbeda dapat menyatukan diri.
” Bahwa yang mayoritas dan minoritas itu sama artinya tidak ada dominasi . Karena tidak ada dominasi artinya yang minoritas tidak mengakui seperti mayoritas . Dan yang mayoritas jangan memaksa yang minoritas. Sehingga yang minoritas merasa nyaman karena yang mayoritas tidak memeprsoalkan,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Sumsel H Herman Deru mengaku selalu berupaya untuk memfasilitasi baik pertemuan dalam komunitas atau antar komunitas dengan menyediakan sebuah bangunan untuk paguyuban paguyuban ini bermarkas di jalan Diponegoro.”Sekarang masih dalam perbaikan. Kenapa ini kita lakukan tak lain untuk tetap mempertahankan kebhinekatunggalikaan kita ini,” jelasnya.
Pada silaturahmi yang mengusung tema “Merajut Keberagaman Menjadi Kekuatan yang Bersandar Pada Kuatnya Silaturahmi untuk Bersatu Sumsel Maju” tersebut, Sri Sultan Hamengku Buwono hadir didampingi cucunya RM Gusthilantika Marrel(sep)

LEAVE A REPLY