Tim “Rescuer” dan Bantuan PTBA Tiba di Sulbar dan Kalsel

0
198

RADAR PALEMBANG – Membantu penanganan pasca bencana alam gempa bumi di Sulawesi Barat (Sulbar) dan banjir di Kalimantan Selatan (Kalsel), PT Bukit Asam (PTBA) Tbk mengirim tim rescuer dan bantuan logistik ke dua daerah tersebut.

Dalam siaran persnya, BUMN tambang batu bara yang berpusat di Tanjung Enim mengirimkan tim rescuer (penyelamat) dan bantuan logistik untuk korban bencana alam tersebut telah dilepas dan diberangkatkan sejak 19 Januari  dan 21 Januari 2021.

Menurut Koordinator Tim Sughandi Syarif, pengiriman tim dan bantuan logistik ini merupakan wujud cepat tanggap perusahaan dalam kepedulian sosial untuk warga yang terkena musibah gempa bumi di Sulbar dan banjir di Kalsel. “Direksi dan seluruh karyawan PTBA menyatakan duka mendalam atas musibah dan bencana yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir,” katanya.

Dalam menangani pasca bencana, PTBA berkolaborasi dengan BUMN lainnya. Perusahaan lewat program PTBA Peduli hadir dan bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana gempa di Majene dan Memuju, Sulbar.

Tim rescuer dan logistik dari PTBA tahap pertama dikirim ke  lokasi tersebut dengan menggunakan kapal perang. Adapun tim rescuer yang dilibatkan sebanyak 10 orang terdiri dari enam orang anggota rescuer, dua tenaga medis dan dua orang untuk bantuan logistik atau CSR.

“Selama di Majene dan Mamuju, PTBA akan memberikan bantuan obat – obatan senilai Rp50 juta, dan memberikan bantuan evakuasi serta memberikan bantuan logistik senilai Rp150 juta. Semoga bantuan yang diberikan bermanfaat dan dapat meringankan musibah gempa,” kata Sughandi Syarief mewakili tim CSR PTBA.

Selain itu PTBA  juga mengirimkan tim rescuer dan memberikan bantuan logistik kepada korban banjir di Kalimantan Selatan senilai Rp 100 juta serta tim rescuer berjumlah  delapan orang.
“Untuk bantuan korban banjir di Kalsel berupa sembako, selimut, makanan, dan susu, yang langsung didistribusikan bergabung dengan Tim ESDM yang sudah ada di Kalsel,” ujar Manajer Keselamatan Pertambangan dan K3L sekaligus Ketua Tim RescuerPTBA Yuhendri Wisra.(rel)

LEAVE A REPLY