Tim Fokus 6 Daerah Miskin

0
705

RADAR PALEMBANG – Dalam rangka menanggulangi kemiskinan di Sumatera Selatan, dibentuk tim koordinasi penanggulangan kemiskinan. Ditetapkan enam kabupaten/kota dengan jumlah penduduk miskin terbanyak sebagai fokus utama dalam pengentasan kemiskinan melalui validasi dan penyeragaman data serta program di 2016.

Hal tersebut terungkap dalam rapat Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Sumatera Selatan. Selain itu, dalam kesempatan tersebut disebutkan, akan dibentuk tim-tim kecil yang harus melakukan rapat kordinasi setiap minggu. Implementasinya, tim tersebut akan menentukan siapa berbuat apa dan bentuk bantuannya seperti apa.

Tim koordinasi tersebut, tak hanya melibatkan pemerintah kabupaten kota se-Sumsel, tapi juga melibatkan pihak ketiga. Dalam hal ini perusahaan. Dalam rapat yang berlangsung di ruang rapat Bina Praja, Pemprov Sumsel hadir perwakilan dari PT Semen Baturaja, PT Bukit Asam, Perum Bulog dan Bank Indonesia, Rabu (30/12).

Pembentukan tim tersebut mengacu kepada keptusan Gubernur Sumsel No 272/KPTS/BAPPEDA/2015 tentang pembentukan tim koordinasi penanggulangan kemiskinan (TKPK) Sumsel. “Memang penanggulangan kemiskinan di Sumsel terus menurun tapi belum sesuai yang diharapkan,” kata Kepala Bappeda Sumsel, Ekowati Retnaningsih.

Dalam rapat tersebut, diputuskan menggunakan data jumlah pendidik miskin, bukan persentase penduduk miskin di kabupaten kota berdasarkan jumlah penduduk total. Dikarenakan, kalau mengacu kepada persentase jumlah kemiskinan, maka Palembang yang secara jumlah terbanyak atau pringkat pertama di Sumsel, menjadi peringkat ke-8 berdasarkan persentase dengan 13,36 persen.

Masih berdasarkan persentase, maka Kabupaten Lahat berada di peringkat pertama dengan 18,61 persen, tapi berdasarkan jumlah penduduk miskin, kabupaten yang terkenal dengan bukit tunjuk tersebut berada di peringkat ke 7. Tidak masuk dalam prioritas utama pengentasan kemiskinan dari tim koordinasi se-Sumsel.

“Jadi kami menggunakan data angka saja, langsung ke penduduk yang miskin. Dengan data jumlah, kita mengambil yang paling banyak penduduk miskinya menjadi prioritas. Ada 6 teratas kabupaten kota yang menjadi prioritas tim ini, yakni Palembang, Ogan Komering Ilir, Muara Enim, Musi Banyuasin, Musi Rawas dan Banyuasin,”jelas dia. (dav)

LEAVE A REPLY