Tim Ekonomi Punya Trust Respon Pasar Positif

0
500

 

RADAR PALEMBANG – Presiden Joko Widodo -Jusuf Kall (JKW-JK)  telah mengumumkan kabinetnya. Tim ekonomi dianggap mumpuni dan bakal direspon positif oleh pasar. Sebaliknya, kabinet yang diisi orang-orang profesional itu, akan melakukan penguatan-penguatan terhadap desentralisasi fiskal.

” Harapan saya pada disentralisasi fiskal, saya mengakui selama ini sudah baik. Kendati demikian, masih ada catatan -catatan untuk penguatan dan inplementasinya. Misalnya, keseimbangn fiskal. Ini masih kurang dan perlu perbaikan,”uangkap   Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya, Prof Bernadete Robiani, kepada koran ini tadi malam.

Desentralisasi fiskal merupaan bentuk penyerahan wewenang dari pemerintah pusat kepada daerah untuk mengelola sendiri sumber-sumber pendanaan dan belanja daerah.     Untuk itu, keseimbangn antara pusat dan daerah, kualitasnya harus ditingkatkan.

”Selama ini pemerintah pusat masih setengah hati. Artinya daerah dilepas tapi ekornya masih dipegang. Wewenang yang diberikan tidak substantif. Akibatnya, kesenjangan fiskal antara pusat dan daerah masih terus terjadi.”

Terlepas dari itu semua, Bernadete menilai tim ekonomi kabinet JKW-JK bisa dikatakan sebagai dream team.    Menko Perekonomia Sjofyan Djalil, pernah duduk di Kabinet Indonesia Bersatu sebagai Menkoinfo 2004-20017. Kemudian pada 2007-2009, menjabat sebagai Meneg BUMN.

Begitu juga dengan Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro.  Aktivitas di pemerintahan cukup banyak. Terakhir di menjabat sebagai wakil meneteri keuangan. Sebelum itu dia pun pernah menjadi Kepala Badan Fiskal, Departemen Keuangan. Selain itu juga ada  sebagai menteri keungan serta Rahmat Gobel sebagai menetri pedagangan.

”’Melihat nama mentri tersebut diyakini pasar aakan menerima mereka. Seperti Bambang Brodjonegoro, beliau pernah menjabat direktur di International  Development Bank (IDB). Selama ia menjabat ia memiliki track record baik bagi pasa. Mereka yang masuk dalam team ekonomi, punya trust yang kuat,”tambahnya.

Ia mengungkapkan kepercayaan pasar menjadi penting karena itu akan berpengaruh pada menguatnya rupiah serta IHSG. ”Imbasnya kita lihat besok (hari ini.red) saya yakin rupiah dan IHSG akan menguat,”imbuhnya.

Bagimana dengan arah kebijikan ekonomi Indoensia ke depan dibawah nama nama tersebut? Guru besar Unsri ini enggan berkomentar terlalu jauh.  Sebab, arah kebijakan ekonomi menurutnya tentu sesuai dengan visi misi Jokowi Jk termasuk yang berhubungan dengan kebijakan ekonomi. ”Sejauh yang saya tahu, visi misi jokowi Jk terhadap dunia ekonomi secara umum sudah sangat baik, tinggal bagaimana implementasinya di lapangan oleh para menteri jokowi JK,”ungkapnya.

Kalau bicara pengalaman, lanjut perempuan berkacama ini para mentri yang membidangi ekonomi dan keuangan sudag sangat berkompeten. ”Pengaman mereka sudah sangat baik didunia keuangan dan ekonomi, maka visi msi Jokowi JK yang disana include pro Growth dan pro  poor akan diterapkan dan saya yakin. Selama para mentri komit terhadap visi misi Jokowi Jk maka masa depan perekonomian Indonsia akan membaik,”harapnya. (can)

LEAVE A REPLY