Tiket ke Jakarta Rp 2 Juta

0
127

 

RADAR PALEMBANG        Beberapa hari menjelang lebaran Idul Fitri, harga tiket penerbangan kian melambung. Bahkan untuk penerbangan rute pendek dengan jarak tempuh di bawah 1,5 jam, harga tiket mencapai Rp2 juta.

Banyak penumpang maskapai penerbangan yang mengeluhkan mahalnya harga tiket penerbangan saat libur lebaran. Harga baru akan berangsur normal pada 25 Juni mendatang.

Makanya saat ini banyak calon penumpang khususnya karyawan BUMN dan perusahaan swasta dengan masa libur kerja pada Rabu (13/6) dan mudik sehari kemudian, terpaksa membeli tiket dengan harga melangit tersebut.

Hal tersebut seperti dikeluhkan oleh Rudy, karyawan BUMN yang bertugas di Palembang. Dirinya dan hendak mudik ke Medan. Ia menceritakan, biasanya jika di hari normal harga tiket penerbangan Palembang – Medan itu berkisar Rp500 ribu untuk maskapai Air Asia. Namun saat ini harga naik mendekati hampir Rp2 jutaan.

“Karena saya baru dapat libur dua hari jelang lebaran teroaksa baru bisa mudik setelah shalat ID. Parahnya lagi tiket penerbangan untuk Palembang Medan hampir dua juta,” keluh Rudy.

Namun karena ini momen lebaran dan harus berkumpul dengan keluarga, tiket mahal tersebut terpaksa tetap dibeli. Dia mengungkapkan, dibandingkan dengan momentum lebaran tahun lalu tiket tahun ini jauh lebih mahal. “Tahun ini sangat mahak. Bayangan hanya untuk terbang sekitar satu jam harus buang ongkos hampir dua jutaan,” jelas dia.

Hal yang sama juga diungkapkan olah Hendra, karyawan swasta. Dia yang hendak mudik ke Aceh namun harus terbang via Medan menggunakan maskapai plat merah kocek yang harus dia keluarkan jauh lebih mahal. “Untuk sampai ke aceh butuh uang hamoir tiga juta. Untuk penerbangan saja diatas 2 juta belum lagi ongkos dari Medan Ke Aceh,” jelas dia.

Saat ini memang maskapai menerapkan penjualan tuket dengan tarif batas atas. Sebab sudah masuk masa feak season. Distrik manajer sriwijaya air Palembang Darmando Purba mengatakan, untuk tiket Palembang Jakarta harga tertinggi yang dijual Rp1.650.000 dari yang biasanya Rp500 ribuan.

“Masih ada tiket yang harganya dibawah satu jutaan namun sudah habis dipesan untuk oembekian saat ini ya terpaksa dikenakan harga mahal sebab saat ini semua maskapai melakukan hal yang sama,” katanya.

Ekonom MM UTP, Prof Dr Sulbahri Madjid mengatakan tinginya harga tiket maskapai saat ini sudah menjadi hukum ekonomi. Sebab dimand oermintaan tiket saat ini sudah sangat tinggi karena menjelang lebaran. “Permintaan yang sangat banyak itulah yang membuat harga mahal. PErusahaan teNTU ingin mengambil momentum untuk cari untung,” jelasnya. (iam)

LEAVE A REPLY