Tikar Purun Terancam Punah.

0
2206

 

RADAR PALEMBANG -Tikar purun yang merupakan penghasil utama sebagian masyarakat Pedamaran Kabupaten Ogan Komering Ilir(OKI), sepertinya hampir hilang pasalnya, bahan utama pembuatan tikar tersebut yakni purun mangkin sulit didapat.

Menurut salah satu pengrajin tikar purun Koneng kemarin Minggu (26/10/14), memang benar pak keberadaan tikar purun ini mangkin lama mangkin tenggelam karena masyarakat khususnya Pedamaran sudah enggan membuat tikar purun tersebut.

“Disatu sisi keberadaan purun tersebut sangat jauh dari pemukiman warga sementara harga purun tersebut sudah tidak stabil lagi dengan ongkos operasional penyuplai purun yang akhirnya menyebabkan sampai saat ini keberadaan distribusi tikar purun mulai tenggelam,”katanya.

Semnetara itu Maulana seorang yang dulunya merupakan pemasok purun di pedamaran Minggu (26/10/14) mengatakan, keberadaan purun saat ini sangat jauh dari kota Pedamaran yakni banyak terdapat di daerah Pangkalan Lampam OKI. “Sedangkan jarak tempuh kedaerah tersebut memakan biaya yang cukup besar, ya pak jika dihitung rugi,” terangnya.

Menurutnya, dahulu memang warga Pedamaran pemasok purun tersebut melalui jalur laut namun sekarang jalur tersebut sudah tidak dapat ditempuh lantaran sudah banyak penimbunan jalan.

Ia mengaku, masalah lain yakni harga purun ini tidak pernah mengalami kenaikan yakni masih  Rp 7 ribu perbidasnya, dan jika dihitung dengan biaya operasional mobil ongkos dan lain-lain harga tersebut bukannya untung namun rugi, sedangkan para pengrajin tidak sanggup melebihi harga tersebut, ya pak terpaksa kami berhenti menyuplai purun.(eml).

LEAVE A REPLY