Tidak Dapat Pesangon Mantan Karyawan Transmusi Gigit Jari

0
786

 

RADAR PALEMBANG – Sudah jatuh tertimpa tangga, pribahasa tersebut nampaknya pantas disematkan kepada ratusan awak Transmusi yang telah diberhentikan pihak managemen PT SP2J. Kini, 411 orang karyawan tersebut hanya bisa “gigit jari” tak kala pihak managemen PT SP2J ngotot tidak akan memberikan pesangon. Hal itu juga diperkuat dengan semua karyawan sudah masuk list mangkir kerja oleh PT SP2J dalam suratnya ke Disnaker Kota Palembang.

Hal ini terungkap dalam surat penjelasan PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J) kepada Disnaker Palembang mengenai mangkirnya karyawan tanpa surat pemberitahuan. Dalam aturan perusahaan, lima hari tidak bekerja perusahaan menganggap karyawan mengundurkan diri, artinya tidak ada pesangon yang diperoleh awak Transmusi.

“Untuk pesangon tidak akan ada, karena karyawan ini sudah dianggap mengundurkan diri karena mangkir kerja. Kami sudah informasikan ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Palembang, tinggal mediasi nanti seperti apa,” kata Dirut PT SP2J Marwan Hasmen, kemarin

Sementara itu, Juliansyah, perwakilan awak transmusi mengklaim pihaknya tidak mangkir bekerja. Juliansyah mengatakan, pihaknya melakukan demo per 1 Oktober sementara 5 Oktober surat itu baru diberitahukan.

“Pada 4 Oktober pihaknya masih bekerja dan semua karyawan melakukan pengisian absen. Ini hanya alibi perusahaan saja yang sudah tidak punya uang untuk memberikan pesangon. Kami tetap minta perusahaan untuk memberikan pesangon kalau memberhentikan. Kalau tidak, tidak kami harus dipekerjakan kembali,” kata dia.

Terpisah, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Palembang, Gunawan mengungkapkan, karyawan Transmusi selama ini tidak pernah mengadukan secara tertulis. Saat awak Transmusi melakukan demo terakhir di Pemprov, perwakilan Disnaker ada saat itu, sehingga perlu ada mediasi dalam hal ini. “Nanti akan dimediasi dulu,” pungkasnya.(tma)

 

LEAVE A REPLY