Terkait Pailit Developer Perumahan Saiful Bahri, Kurator Minta KreditorTebus Sertifikat Rumah

0
248

RADAR PALEMBANG – Deplover perumahan  ternama Saiful Bahri telah dinyatakan pengadilan pailit. Ratusan Kreditor pun mengalami kerugian yang cukup besar. Untuk memenailisirnya, maka para kreditor dapat menembus sertifikat atas nama kreditor itu sendiri.

“Kita tawarkan jalan yang paling baik, yaitu para kreditor ini harus menebus sertifikat mereka yang disita oleh bank tersebut,” Kata Kurator yang ditunjuk Pengadilan untuk menuntaskan failed Saiful Bahri, M Arifudin SH, usai melakukan pertemuan dengan kreditor Perumahan Sukajadi Makmur, di Roca Cafe, Kemarin (13/9).

Ia menuturkan bahwa biaya untuk menebus sertifikat yang dibebankan kepada para kreditor hanya berkisar Rp 20-30 juta. Jika tidak maka rumah disita oleh bank tersebut akan dilelang. Otomatis kreditor akan mengalami kerugian.  “Aset para kreditor dijamin ke bank dan ketika dieksekusi oleh bank yang bersangkutan maka kreditor tidak akan menerima apapun. Ini resikonya,”kata Arifudin.

Oleh karena itu, untuk meminimalisir kerugian yang lebih besar lagi maka para kreditor untuk menebus sertifikat tersebut. “Dengan membayar uang tebusan sekitar 20 persen dari nilai aset yang dimiliki,”ujarnya.

Pembagian yang dilakukan dengan yaitu  utang pokok dibagi luas tanah maka  keluarlah nilainya Rp 150 ribu permeter. “Maka kisaran kreditor yang harus dibayar Rp 20-30 juta per kapling artinya pembayaran tidak tidak full,”kata dia.

Berdasarkan data yang ia miliki ada sekitar  200 kreditor yang berada di perumahan tersebut. Dan solusi ini hanya untuk kreditor perumahan Sukajadi saja.”Sedangkan untuk luas tanah yang dimiliki oleh kreditor dari sekitar 80 meter persegi sampai dengan 120 meter persegi bahkan ada yang lebih,”ungkap dia.

Ia menambahkan dalam pailit yang dialami oleh Saiful Bahri sebanyak 14 perumahan yang tersebar di berbagai wilayah yang ada di Palembang, Banyuasin dan Ogan Ilir.

Sementara itu, Vici mengatakan bahwa dirinya sudah mengambil salah satu unit rumah di Perumahan Sukajadi Makmur Talang kelapa Banyuasin dengan cara membeli secara cash dengan harga Rp 49 juta rumah tipe 36.

“Dirinya menyambut baik solusi yang ditawarkan namun belum dapat membayar yang diminta karena belum ada uang, kalaupun ada ganti rugi setengah dari Rp 49 lebih dari cukup,”ungkap dia.

Dalam pertemuan tersebut kurator melakukan dialog dengan para kreditor dialog tersebut dalam rangka menyampaikan solusi yang tepat untuk memenailisir kerugian yang lebih besar lagi dialami para kreditor.(zar)

 

 

Kurator M Arifudin saat melakukan pertemuan dengan para kreditor perumahan Sukajadi Makmur, pertemuan ini dalam rangka memberikan solusi terhadap persoalan yang dihadapi oleh kreditor, yang berlangsung di Roca Cafe, Jumat

 

LEAVE A REPLY