Temuan Arkeologi Pagaralam Dipamerkan

0
179
Sekda Pagaralam, Samsul Bahri resmi buka pameran Arkeologi di Aula SDN 74 Pagaralam,

RADAR PALEMBANG – Tak disadari, budaya kita mulai tergerus oleh waktu dan kebiasaan di zaman anak-anak muda saat ini. Pasalnya lebih menyukai budaya global, mulai dari cara berpakaian, makanan maupun kehidupan lainnya.

Hal ini diungkapkan Sekretaris Daerah Kota Pagaralam Samsul Bahri saat menyampaikan sambutan sekaligus membuka kegiatan Pameran Arkeologi Pagaralam mengambil tema “Diantara Dua Tradisi”, digagas Balai Arkeologi Sumsel Pusat Penelitian Arkeologi Nasional Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Pemerintah Kota Pagaralam. Acara bertempat di aula SDN 74 Pagaralam, ditandai dengan pengguntingan pita oleh Sekda Pagaralam didampingi Kepala Balai Arkeologi Sumsel Budi Wiyana, kemarin.

“Bagi para guru, tokoh masyarakat, tokoh agama harus terus melestarikan kebudayaan yang sudah ada. Kita di Besemah memiliki nilai-nilai budaya yang sangat tinggi, keluhuran budaya dan nilai nilai kearifan lokal ciri khas besemah. Pemerintah Kota Pagaralam mengapresiasi Pameran Arkeologi Pagaralam dilaksanakan Balai Arkeologi Sumsel. Adanya pameran ini tentunya akan menambah wawasan bagi kita semua dan bermanfaat. Tentunya dengan tidak melupakan protokol kesehatan Covid 19,” katanya.

Sementara itu, Kepala Balai Arkeologi Sumsel Budi Wiyana mengatakan, Pameran Arkeologi Pagaralam berlangsung mulai 16 hingga 20 November 2020, bertujuan untuk pengembangan penelitian yang sudah dilakukan di rumah peradaban. “Ada dua tradisi yang dipamerkan, yakni tradisi megalitik pasemah yang sudah terkenal didunia dan tradisi masa lebih muda masa Islam dengan peninggalan aksara hulu,” jelasnya. (edi)

LEAVE A REPLY