Tempat Ibadah Ashoka Raja Mahawirya Gelar Ritual Po Un

0
133
STEVEN Pembina Tempat Ibadah Yayasan Ashoka Raja Mahawirya saat turun dewa pada ritual Po Un

RADAR PALEMBANG –  Tempat Ibadah Yayasan Ashoka Raja Mahawirya  di Jalan Residen Abdul Rozak Blok E No 3 ( samping sekolah Kusuma Bangsa) Palembang, Jumat (19/2/2021)  menggelar ritual  Po Un.

Steven Pembina Tempat Ibadah Yayasan Ashoka Raja Mahawirya menjelaskan, kalau ritual Po Un merupakan upacara tolak balak atau meminta keselamatan dan nasib baik dengan membawa pakaian yang akan digunakan oleh umat yang ikut dalam ritual po un.  “Bagi Umat Konghucu, selain sebagai bentuk ke taatan kepada sang pencipta. Ritual ini juga diyakini mampu menghindarkan seseorang dari balak atau persoalan besar di tahun anjing ini,”ujarnya.

Steven juga mengatakan, Tradisi ritual Po Un  sudah dilakukan sejak ribuan tahun silam ( sebelum masehi ) sejak jaman nenek moyang di China. PO UN yang dimaksud adalah PO artinya melindungi dan UN artinya nasib ( nasib baik ). “Itulah sebabnya sampai saat ini warga Tionghoa tetap menggelar acara ritual Po Un tersebut setiap tahunnya yang sudah menjadi salah satu tradisi yang telah mendarah daging. Biasanya Ritual ini dilakukan setelah Dewa turun dari langit, Cia gwek ce shi ( tanggal 4 bulan 1 penanggalan imlek) atau Cia gwek ce go,”katanya.

Menurut Steven, hampir disetiap kelenteng dan vihara menggelar prosesi ritual Po Un. Meskipun ada perbedaan dalam tatacara pelaksanaan di masing-masing kelenteng ataupun vihara.

“Tapi tujuannya sama yakni untuk meminta keselamatan,”terangnya. Menurut kepercayaan budaya Tionghoa, bahwa setiap orang yang lahir memiliki chiong / kias dari masing-masing shio. Maka chiong inilah yang harus dicocokkan dengan shio setiap orang dan shio setiap tahunnya,”katanya.(sep)

LEAVE A REPLY