Tegaskan Solid Terhadap AHY, Ishak Mekki Minta Marzukie Ali Untuk Tidak Bermanuver 

0
144
Ketua DPD Demokrat Sumsel Ishak Mekki

RADAR PALEMBANG – Ketua DPD Demokrat Sumsel Ishak Mekki meminta kepada mantan mantan Sekjen DPP PD, Dr H Marzuki Alie untuk berhenti melakukan manuver politik di tengah publik karena hal tersebut tidak elok, karena selama ini Marzuke Ali dibesarkan oleh Partai Demokrat dan Susilo Bambang Yudhoyono ketika menjadi politikus.
Oleh karenanya itu Ir H Ishak Mekki meminta MA agar berhenti melakukan manuver sekaligus nyinyir di media yang terkesan mendestriditkan SBY dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang kini menjadi Ketua Umum DPP PD.

“Sebagai salah satu tokoh Sumsel yang pernah merasakan kesuksesan dan di enakkan oleh Partai Demokrat diantaranya menjabat Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat dan Ketua DPR RI yang tentunya karena Pak SBY, kami meminta Pak MA jangan seperti kacang lupa kulit,”kata Ishak, di cafe York, Kemarin (22/2)

Dikatakan Ishak,Jika hal itu tetap dilakukan seluruh kader dan simpatisan Partai Demokrat Sumsel takkan tinggal diam dan akan melakukan perlawanan karena kami tak menginginkan Partai Demokrat di Sumsel ini dirusak dan dirongrong oleh pihak-pihak yang hendak merebut Partai Demokrat dengan cara-cara yang inkonsistusional,”ujar anggota DPR RI ini.

Ishak juga menyebut mantan Wasekjen DPP PD, H Syofwatillah Mohzaib turut terseret namanya karena ikut dalam pergerakan menggaung-gaungkan Kongres Luar Biasa (KLB) PD.

“Sebagai orang Palembang dan pengurus Partai Demokrat kita semua sudah tahu bagaimana sepak terjang keduanya baik itu Pak MA maupun Opat (Syofwatillah Mohzaib), tapi tidak perlu saya sebutkan disini. Yang pasti saya tegaskan semua jajaran DPD Partai Demokrat Sumsel dan DPC Partai Demokrat di 17 kabupaten/kota solid dan kompak mendukung kepemimpinan AHY sebagai ketua umum DPP Partai Demokrat,”ungkap Ishak.

Di kesempatan itu, Ishak blak-blakan soal adanya oknum pengurus salah satu DPC PD di Sumsel yang terindikasi melakukan pergerakan dengan mencoba mempengaruhi sejumlah pengurus agar mendukung KLB. “Saya berikan ciri-cirinya sajalah dia saat ini menjabat sebagai salah satu pengurus di DPC Partai Demokrat di PALI, tapi saat ini menjabat di salah satu BUMD di Kota Palembang. Nanti saya akan mintakan pula penjelasan dari Pak Harno (Walikota Palembang) yang juga selaku ketua DPC Partai Demokrat Kota Palembang,”ungkapnya.

Pasca kepemimpinan DPP PD dibawah AHY melalui kerja-kerja politiknya elektabilitas partai berlogo Mercy ini terus meningkat, ini buah dari hasil kerja-kerja politik yang dilakukan AHY beserta jajaran pengurus DPP hingga di semua tingkatan termasuk DPD dan DPC PD se-Indonesia.

“Hasil dari kerja-kerja politik ini seperti dalam upaya penanganan pandemi Covid-19 termasuk membantu penanggulangan banjir di Jakarta yang hasilnya telah dirasakan langsung oleh masyarakat. sekaligus mementahkan berbagai macam nyinyiran dari mantan kader Dermorat dan pihak-pihak yang menginginkan untuk dilaksanakannya KLB,”tegasnya.

Wakil Ketua DPD PD Sumsel, H Chairul Saleh Matdiah,SH,MH.Kes yang meminta MA sebagai senior PD sekaligus orang Sumsel yang dekat dengan SBY agar dapat menghormati SBY dan jika perlu sowan kepada pendiri PD tersebut agar permasalahan ini dapat segera di klarifikasi supaya tidak bertambah kian melebar nantinya.

“Jika hal ini dibiarkan tanpa ada klarifikasi dari beliau (MA) yang masih terus ber manuver tentunya kader Demokrat di Sumsel akan tersinggung, harusnya dia stop dan segera sowan ke Pak SBY agar jangan sampai kader di Sumsel terpecah belah. Sekaligus kami meminta agar jangan ganggu keharmonisan kader Partai Demokrat di Sumsel,”ungkap Chairul.

Bagaimana pula dengan pengurus DPC? Seperti yang disampaikan Sekretaris DPC PD Kota Palembang, Anton Nurdin yang menyatakan pihaknya siap pasang badan untuk mengamankan posisi AHY sebagai Ketum DPP PD dan IShak Mekki sebagai ketua DPD PD Sumsel dan jika ada gerakan-gerakan yang dilakukan jajaran pengurus dan kader PD di Kota Palembang pihaknya siap memberikan sanksi yang tegas.

“Ada indikasi salah satu kader dari PALI yang bekerja di Palembang melakukan gerakan politik untuk mendukung KLB dan sebagainya dengan menghubungi kader di beberapa DPC,”jelasnya.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah mantan Sekjen DPP PD, Marzuki Alie enggan menanggapi desakan dari DPD PD Sumsel agar dirinya menghentikan segala macam bentuk manuver dan nyinyiran terkait usulan KLB dan SBY ini. “Tidak perlulah ditanggapi. saya meminta mereka aku ini Wong Sumsel kenapa mau berpolemik di media, kecuali sudah tidak menganggap saya lagi. Mereka masuk ke Partai Demokrat itu semuanya aku yang fasilitasi, jangan sedang menikmati karya senior lalu merasa memiliki.apa salahnya silaturahim untuk datang ketemu aku di kampus (IGM) aku sekarang sedang di Palembang,”katanya.

Sementara itu Abdul Rizal Dirut PD Pasar Palembang yang juga mantan wakil bendahara DPC Demokrat PALI ketika dikonfirmasi mengaku bahwa sejak mengikuti tes di PD pasar dirinya tidak lagi aktif di partai Demokrat.”Saya kan bukan orang partai lagi
Sejak saya mengikuti test dirut pasar, saya sudah keluar dan tidak terlibat lagi ke partai,”ujarnya.(zar)

LEAVE A REPLY