Targetkan Omzet Taman Pelangi Rp 300 Juta/bulan

0
5475

 

RADAR PALEMBANG – Wisata hiburan malam Taman pelangi resmi dibuka, menyasar middle low class, wisata malam keempat besutan PT Cikal Bintang Bangsa (CBB) tersebut menargetkan omzat Rp. 300 juta perbulan.

Pusat hiburan yang diberi nama dengan Taman Pelangi ini merupakan yang ke empat di Indonesia setelah Jakarta, Yogyakarta, Riau dan Palembang.

“Kita lihat Palembang masih sangat potensial untuk mengembangkan bisnis hiburan, maka itu Cikal Bintang Bangsa berani melakukan investasi sebesar Rp 10 miliar,” ujar Agung Riady

Ia menjelaskan, Taman Pelangi akan buka setiap hari mulai pukul 17.00 wib
Hingga pukul 23.00, “harga tiket Rp 15.000, kalau untuk weekend nanti menyesuaikan”jelasnya.

“Luas areal yang kita miliki mencapai 16 hektar dan ini terdiri dari berbagai anjungan daerah kabupaten di Sumsel, sehingga sangat menarik untuk wisatawan lokal maupun luar,” katanya.

Dijelaskannya dalam Taman Pelangi ini nanti akan ada 24 game dan juga sebagai pusat kuliner yang menjadi ciri khas di Sumsel maupun daerah lainnya.

“Disini bukan hanya yang ditampilkan permainannya tetapi, bisa menjadi pusat kuliner terbesar di Palembang. Dengan kapasitas pengunjung mencapai 10 ribu orang,” jelasnya.

Wakil Ketua Harian Dekranasda Sumsel, Permana mengatakan ini merupakan proyek hiburan pertama yang ada di Sumsel dengan konsep city of light, dan ini berdiri dengan memanfaatkan tanah provinsi yang selama ini belum dikelola dengan baik.

“Pusat hiburan ini berada di tanah dekranasda yang selama ini membutuh biaya yang sangat besar untuk perawatannya, dengan adanya pusat hiburan ini menjadi lokasi dekranasda ini lebih bernilai ekonomis,” katanya.

Sementara itu, Sekda Sumsel, Mukti Sulaiman menjelaskan pusat hiburan ini pasti akan disambut masyarakat sebab wahananya banyak serta berada diareal yang cukup luas. “Dukungan kami berikan, jika nantinya pengunjung berkurang akan kita buat kebijakan pendamping, seperti tamu dinas yang datang ke sumsel diajak berkunjung disini”kata dia.

Di tempat yang sama Permana Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumsel mengatakan yang lebih penting dalam pengembangan pusat hiburan ini, adalah lebih menekankan pada peningkatan UMKM di Sumsel.

“Dengan pihak pengembang kita telah mempunyai komitmen agar bersama-sama untuk mengembangkan UMKM yang berada di Sumsel,” jelasnya.(can)

LEAVE A REPLY