Tanpa Lawan, Hendra Gunawan Diprediksi Bakal Menang Kembali

0
212

RADAR PALEMBANG – Calon petahana Bupati Musirawas Hendra Gunawan diprediksi akan meraih kemenangan pada pilkada Musirawas yang akan berlangsung pada tahun depan, karena dari elektabilitas dan popularitas unggul jauh dibandingkan dengan kandidat lain.

“Secara konsisten, elektabilitas Hendra Gunawan menempati urutan teratas, baik pada pertanyaan terbuka (Top of Mind), pertanyaan semi terbuka dan tertutup. Kuatnya tarikan elektoral H2G ini juga tercermin dari uji simulasi calon-calon bupati yang akan maju di pemilukada Kabupaten Musirawas.

Dilihat dari interval elektabilitas, jarak antar nama-nama calon lainnya cukup jauh, terpaut di angka 40 % lebih jaraknya dibandingkian calon-calon lainya,”kata Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Publik Independen (LKPI) Arianto, di Roca Coffee and Resto, Selasa (19/11) .

Lebih lanjut, lembaga yang tergabung dalam Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (PERSEPI) ini menjelaskan, pada pertanyaan terbuka, elektabilitas H2G (30,8 %), Ratna Mahmud Amin (3 %), Hj. Suwarti (1,9 %), Samsul Bahri (0,9 %), Firdaus Cik Olah (0,6 %), Rodi Wijaya (0,4 %), Alamsyah A Manan (0,2 %), Wahyu Sumadi (0,2 %), sementara massa yang belum menentukan pilihan (massa mengambang) 60 %.

Pada pertanyaan semi terbuka dengan mengajukan 19 nama calon bupati dan diluar nama calon bupati, H2G tetap berada diposisi teratas dengan elektabilitas 57,2 %, Ratna Mahmud Amin (7,9 %), Hj. Suwarti (5,9 %), Firdaus Cik Olah (3,7 %), Wahyu Sumadi (1,2 %), Samsul Bahri (1,1 %), Rodi Wijaya (1,1 %). Untuk calon-calon lainnya masih berada di bawah angka 1 % dan massa mengambang 19,8 %.
“Ketika disodorkan nama-nama calon yang akan maju di pemilukada mendatang dan diluar nama-nama yang disodorkan yang juga dipilih, tarikan elektoral masing-masing calon jelas terlihat. Nama H2G memiliki kekuatan elektoral yang kuat dibandingkan calon-calon lainnya. Jarak elektabilitas H2G dengan calon lainnya cukup jauh dan ini artinya secara statistik unggul signifikan,”kata dia

Demikian juga dengan uji simulasi calon, mantan kordinator Lembaga Survei Indonesia (LSI) ini menerangkan, dari 19 nama-nama calon yang diajukan sampai dengan dua nama yang disimulasikan (head to head), H2G masih konsisten berada diposisi teratas dari calon lain. Tautan elektabilitas dengan calon lain masih cukup jauh. Bahkan di uji simulasi tertutup, ketika H2G head to head dengan calon lain , elektabilitas H2G mencapai angka 66,7 %. Dari simulasi ini jelas terlihat, tingkat konsistensi pemilih terhadap H2G semakin mantab. Selain itu, modal awal yakni popularitas dan akseptabilitas H2G yang tinggi merupakan faktor penentu besarnya elektabilitas. H2G juga menempati posisi teratas dengan angka popularitas (tingkat kedikenalan) 98,9 % dan akseptabilitas (tingkat kesukaan) sebesar 99,8 %.

“Dengan popularitas dan akseptabilitas yang sangat baik, modal dasar H2G sudah ada dan angka tersebut sudah sangat baik. Artinya, popularitas dan akseptabilitas H2G berbanding lurus (linear) dan sudah tidak ada masalah lagi. Tentunya ini pasti akan berdampak dengan tingginya elektabilitas. Secara teori perilaku pemilih, H2G sudah memenuhi dua unsur tersebut untuk meraih elektabilitas yang tinggi,” terang mantan auditor survei konvensi capres partai Demokrat wilayah Sumatera ini dengan lugas.

Ditambahkan lelaki yang gemar memakai baju batik ini, Tingkat kepuasan masyarakat selama H2G memimpin Kabupaten Musirawas juga cukup tinggi, yakni 73 % (puas) dan 5 % (sangat puas). Selain itu, alasan pemilih memilih kembali H2H adalah sangat rasional yakni Sudah ada bukti hasil kerja yang nyata (37,5 %), Bisa membawa perubahan yang lebih baik (22,2 %), Perhatian pada rakyat (22 %) dan berpengalama di pemerintahan (18 %).

Dari empat latarbelakang ini, tentunya alasan yang paling kuat bagi masyarakat untuk memilih H2G kembali pada pemilukada yang akan datang. Secara psikologis, masyarakat sudah merasakan nyaman dengan kepemimpinan H2G.
“Terlebih lagi dilihat dari sebaran partai ke calon, pemilih H2G terlihat jelas tersebar dominan di semua partai politik, baik di partai Golkar, PDI-P, Gerindra, Nasdem, PKS, PKB, PAN, Demokrat, Hanura, PBB, PPP, Garuda dan Berkarya.

Bahkan pemilih yang belum/tidak memilih partai politikpun sebarannya tetap memilih H2G. Jadi syarat dari sebaran partai politikpun juga terpenuhi dalam hal ini. Peluang H2G untuk memenangkan pemilukada kabupaten Musirawas 23 September 2020 mendatang berpotensi sangat besar,” ungkap Iyan dengan lantang.

Survei yang digelar LKPI dengan melibatkan surveyor yang semuanya mahasiswa dari Kota Palembang dengan mengambil sample 820 responden (82 desa/kelurahan) Survei digelar 5-15 Nopember 2019. Meode yang digunakan Multistage Random Sampling dengan marjin of error +/- 3,5 % dengan selang kepercayaan 95 %.(zar).

LEAVE A REPLY