Tanpa Johan, Sumaiyah Pesaing Terkuat Kuryana

0
207
Hj Sumaiyah MZ

RADAR PALEMBANG – Jelang pemilihan namun kepala daerah (pemilukada) yang berlangsung September mendatang sejumlah lembaga survei merilis hasil surveinya.  Salah satunya Lembaga survei independen Nusantara Institut, merilis hasil survei Pemilihan Kepala Daerah (PIlkada) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) yang dilaksanakan selama satu bulan, 23 Februari-23 Maret 2020. Hasilnya, berpotensi terjadi head to head antar pasangan calon.

“Jika Johan Anwar tidak maju dalam Pilkada nanti, sangat berpotensi head to head. Ada dua nama yang muncul yakni Kuryana Azis dan Hj Sumaiyah MZ,”kata Direktur Eksekutif Nusantara Institut, Adison kepada awak media di Palembang, Senin (23/3).

Potensi head to head, sambung Adison, diketahui setelah melakukan riset kepada 410 responden dengan margin of error berkisar 4-5 persen. Pemilihan responden dilakukan secara acak yang tinggal 39 desa dari 150 desa dan kelurahan. Pemilihan desa berdasarkan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) terbanyak.

“Kami menerapkan prinsip probalitas dalam penarikan sampel. Dalam pengambilan sampel digunakan teknik Stratified Random Sampling. Dengan teknik tersebut dimungkinkan setiap anggota populasi DPT mempunyai peluang yang sama untuk dipilih atau tidak dipilih menjadi responden, sehingga pengukuran pendapat dapat dilakukan dengan hanya melibatkan sedikit responden,” jelasnya.

Dia menambahkan, meski tanpa melibatkan semua anggota populasi, hasil riset dapat digeneralisasikan sebagai representasi populasi. “Pengumpulan data menggunakan wawancara tatap muka dengan responden menggunakan kuesioner,” jelasnya.

Dalam kuesioner tersebut, pihaknya juga mempertanyakan kepada responden terkait keluhan yang dihadapi selama kepemimpinan kepala daerah saat ini. Hasilnya, mayoritas responden mengeluhkan harga sembilan bahan pokok (sembako) yang mahal, susah mencari kerja dan kondisi jalan yang tidak baik.

“Sebetulnya substansi dari keluhan responden ini terletak pada kondisi jalan yang tidak baik. Sebab untuk sembako mahal dan susah mencari kerja biasanya selalu ditemui selama kami melakukan survei. Dari hasil survei ini bisa dijadikan gambaran kondusifitas pelaksanaan Pilkada di Kabupaten OKU nanti,”jelasnya.(zar)

 

LEAVE A REPLY