Takjub dengan Keindahan dan Kecanggihan Kota Nanning

0
668
Kota Nanning pada malam hari dilihat daru kamar hotel tempat wartawan ini menginap

 

RADAR PALEMBANG  Jalan jalan ke Tiongkok ( 1)

Selama sepekan (15-21 Juni 2019) Radar Palembang bersama beberapa media lain di Sumsel diajak jalan jalan oleh Konsulat Jenderal China wilayah Sumatera di Medan mengunjungi 2 provinsi yang ada di negara Tiongkok. Yakni Provinsi Guangxi dan Yunnan. Apa dan bagaimana kedua provinsi tersebut? Berikut penelusurannya.

 

M. ASIF ARDIANSYAH- TIONGKOK

 

Kota Nanning tidak begitu terkenal dibanding kota besar lainnya di daratan Tiongkok, seperti Shanghai, Beijing, dan Guangzhou. Nanning adalah ibu kota Provinsi Guangxi, yang merupakan daerah otonomi dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT).

Meski begitu, saat Koran ini tiba  Bandara Nanning Wuxu Provinsi Guangxi sekitar pukul 16.00 wib dibuat takjub dengan pemandangan hijau berdampingan dengan gedung pencakar langit yang berdiri kokoh di sepanjang kota Nanning.

Pohon yang hijau berdampingan dengan gedung gedung tinggi

Tidak hanya itu, wartawan Koran ini juga dibuat terpesona dengan banyak perbukitan di kota yang disulap menjadi taman wisata yang sangat menarik.

Nanning bisa dikatakan sebagai kota yang sangat ramah lingkungan. Selain jalan kotanya yang lebar lebar, mulus dan tertata rapi sehingga lalu lintasnya lancer tak pernah macet. Hampir tidak ditemukan kendaraan roda dua yang menggunakan bahan bakar minyak.

Setiap kendaraan roda dua menggunakan tenaga listrik. “Kecepatannya hanya 30-40 kilometer per jam,”ungkap Simon, pemandu wisata yang juga dosen Bahasa Indonesia di Universitas Kebangsaan Guang Xi. Pemotor dengan tertib berjalan di lajur khusus yang berada di sisi kanan jalan. “Mereka juga tidak diwajibkan menggunakan helm,”katanya.

Menariknya lagi, di Kota Nanning juga memiliki kecanggihan yang luar biasa dimana tak lagi mengenal bayar cash. Dari berbelanja, makan, bayar tiket, dan transaksi lainnya dilakukan dengan scan barkot yang ada di aplikasi.

Di aplikasi tersebut bisa terdeteksi siapa yang suka berbuat jahat atau mencuri. Tak heran, jika ada toko di kota ini tak ada pelayanan lagi karena semua pakai aplikasi dan masyarakat setempat tak sungkan berjalan di tengah malam dan meletakan kendaraan di tempat parkir tanpa kunci tambahan karena semua sudut di kota Nanning dipasang CCTV.

Satu hal lagi yang menakjubkan dari kota Nanning yakni ada sebuah desa yang saat ini sudah tak pantas lagi disebut dengan desa karena kemajuan di desa ini sangat pesat. Yakni Kota Lima Gajah yang dulunya hidup lima gajah yang tak ingin keluar dari desa tersebut.  Hanya dengan waktu lima tahun saja desa yang dulunya kumuh disulap menjadi sebuah kota yang modern, bersih dan tertata.  Dikawasan ini nantinya akan digelar perhelatan akbar Caexpo (China-ASEAN Expo) yang mana Indonesia menjadi salah satu negara peserta.

Kota Nanning juga memiliki sungai yang cukup panjang dengan nama Sungai Yong. Disungai ini terdapat beberapa jembatan megah yang menjadi penghubung ke wilayah lain di kota ini. Salah satunya Nanning Bridge, yang kemegahannya makin tampak indah dengan hiasan lampu dari petang hingga malam hari.

Director President Nanning People’s Association for Friendship with Foreign Countries, Peng Jian mengaku sangat senang dikunjungi para awak media dari Indonesia khususnya Palembang karena kerjasama Tiongkok dan Indonesia selama ini sangat erat.

Sangat penting baginya didatangi tamu tetangga karena pengalaman yang didapatkan di Tiongkok dapat dibagikan dengan orang banyak. Kota Nanning sangat terbuka menjalin kerjasama dengan negara manapun termasuk Indonesia dan terkhusus Palembang. “Dengan adanya pertemuan ini diharapkan dapat mempererat persahabatan dan bekerjasama dalam bidang apapun,” kata Peng Jian di sela makan siang bersama di salah satu hotel di Nanning, Senin (17/6).

Untuk kerjasama, lanjut Peng Jian Nanning sangat terbuka salah satunya dengan sudah diselenggarakannya Caexpo di Nanning yang mengundang tamu peserta dari ASEAN termasuk Indonesia. Tak menutup kemungkinan di lain waktu akan bekerjasama dengan kota Palembang dalam hal apapun. “Sekarang Nanning sudah mendirikan penerbangan langsung ke berbagai negara. Nnning juga kota hijau karena warga disini sangat menjaga dan memelihara lingkungan dan kita bisa lihat hijau dimana-mana “ jelasnya. Hijaunya kota Nanning membuat PBB memberi nama kota Nanning sangat cocok untuk menjadi tempat hidup. (*/bersambung)

 

LEAVE A REPLY