Tahun Ayam Api, Harus Jeli Lihat Peluang

0
1964

RADAR PALEMBANG – Tokoh etnis tionghoa Kabupaten Muara Enim, Ir Johan Ong yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Budhayana Kabupaten Muara Enim ini mengatakan jika peringatan Hari Tahun Baru Imlek 2568 yang bertepatan dengan tahun 2017 masehi merupakan tahun kerja keras dan dalam dunia bisnis merupakan tahun cekatan dalam melihat peluang yang ada.
Dikatakan Owner Aneka Ektronik ini, bahwa Tahun Baru Imlek 2568 bagi warga Tionghoa dilambangkan dengan Shio tahun ayam api. Dalam dunia bisnis dan begitu pula dengan keyakninannya, Johan mengatakan jika tahun ini merupakan tahun kerja keras dalam dunia bisnis dan usaha.
Bahkan, kadang nantinya akan dijumpai peluang bisnis yang terjadi cuma satu peluang ataupun singkat. Sehingga diperlukan upaya cekatan dan cepat untuk mengambil peluang yang terjadi. “Tahun ayam api merupakan simbol cekatan dalam melihat peluang yang ada. Di dunia bisnis juga biasanya terjadi. Bagi yang melihat peluang ini, yang paling cepat dia akan mendapatkannya dan yang ketinggalan maka kesempatan akan terbuang percuma,” ungkapnya, kemarin(31/1).
Dikatakan Johan, tahun ayam api tersebut sejalan dengan perkembangan era teknologi yang ada saat ini. Dimana, semuanya serba cepat dan instan. Dimulai dari aktifitas sehari-hari, sampai dengan urusan pemerintahan dan bermasyarakat juga menampilkan upaya yang cekatan jika ingin mencapai keberhasilan.
“Semuanya serba online sekarang. Jangankan informasi, pesan ojek juga online di kota-kota besar seperti Jakarta. Artinya begitu cepat semua berjalan dan dalam dunia bisnis juga terjadi, dimana semuanya terjadi dengan cepat, ada yang sukses dan ada pula yang bangkrut. Tinggal bagaimana mensiasatinya,” terangnya.
Disinggung soal Pilkada Muara Enim yang sebentar lagi tiba, Johan Ong yang sebelumnya mengaku akan mencoba peruntungannya dalam Pilkada sebagai perwakilan dari etnis tionghoa Muara Enim mengaku dirinya belum siap untuk terjun secara serius ke dunia politik.
“Saya awalnya memang ada keinginan. Tetapi peluang bisa saja masih terbuka dan bila memungkinkan tentu sebagai warga negara yang baik saya pun punya hak untuk ikut berpolitik, tinggal melihat peluang yang terjadi. Jika peluangnya ada, tentu saya ambil,” tutupnya.(yan)

LEAVE A REPLY