Syahbandar Keluarkan Maklumat Berlayar

0
1024

 

RADAR PALEMBANG  – Kabut asap yang menyelimuti Sumsel, umumnya dan Palembang khususnya, berdampak pada semua jasa layanan. Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Palembang, mengeluarkan maklumat “hati-hati” bagi kapal-kapal berlayar di wilayah perairan Sumsel.

“Saat ini saya sedang di Jakarta. Tapi kemarin kami sudah perintahkan dengan mengeluarkan edaran ke perusahaan pelayaran, nahkoda kapal untuk lebih berhati-hati ketika berlayar. Sebab, semakin hari kabut asap makin menebal. Ini dilakukan untuk menghindarkan hal yang tidak diinginkan,” kata Kasi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Palembang, Rahmat Desrial, kemarin.

Dalam edaran tersebut, pihaknya meminta kepada pihak berkepentingan untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan lebih berhati-hati selama melakukan pelayaran hingga beberapa hari ke depan.

Kabut asap saat ini, lanjut dia, sangat mengganggu aktivitas pelayaran. Bahkan, menganggu jarak pandang, terutama bagi nakhoda kapal. Beberapa hari lalu pun pihaknya juga telah melakukan penundaan keberangkatan seiring dengan makin tebalnya kabut asap. “Walaupun kami sudah keluarkan warning, namun aktivitas pelayaran tetap berjalan normal. Hanya saja, nakhoda perlu waspada dan memasang kelengkapan seperti lampu nagivasi, suling, dan teknologi radar,” katanya.

Dalam beberapa hari ke depan, tidak menutup kemungkinan pihaknya akan mengatur kembali operasional pelayaran sebagai dampak dari kabut asap. Bahkan hingga menghentikan sementara pelayaran sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan.

Saat ini, dermaga di Boom Baru Palembang hanya memberangkatkan satu kapal dari Palembang tujuan Mentok, Bangka Belitung, termasuk pula untuk kapal yang datang atau bersandar. “Kekhawatiran akan kabut asap makin menebal didasar atas rekomendasi dari BMKG dan situasi lapangan. Jika memang tidak memungkinkan, pasti kami akan atur lagi bagaimana teknisnya,” pungkasnya. (tma)

LEAVE A REPLY