Survei: Perindo Juara Partai Baru ke Senayan

0
272

 

RADAR PALEMBANGStrategi partai politik terus diasah untuk mendongkrak elektabilitas dan mampu menembus ambang batas atau parliamentary threshold 4%. Dengan program dan penajaman program yang terus dilakukan, Partai Persatuan Indonesia (Perindo) optimistis berpeluang menempatkan wakilnya di Senayan.

Sekjen Partai Perindo Ahmad Rofiq mengatakan, pihak memang intensif memaksimalkan kinerja mesin partai guna meningkatkan elektabilitas. Hasilnya, merujuk hasil survei LSI Denny JA, Perindo meraih angka tertinggi ketimbang tiga parpol baru lainnya.

“Seluruh perangkat partai untuk bergerak dalam rangka melakukan sosialisasi dan penggalangan dukungan di setiap dapil, di setiap kabupaten, di setiap provinsi dengan tiada henti. Survei ini juga memberikan semangat dan kami akan jauh lebih memacu diri,” kata Rofiq.

Untuk mencapai target tersebut, menurut Rofiq, partainya akan terus berupaya mewujudkan gagasan  Indonesia yang sejahtera melalui program implementatif dan operasional. Di antaranya pemberian gerobak gratis bagi UMKM, bazar, fogging, pelatihan dan pembinaan usaha kecil.

“Itu menjadi bagian dari inti cita-cita politik Perindo yang harus bisa diwujudkan dalam waktu yang sangat cepat. Bagi kita memang apapun yang diinginkan dalam konteks kemajuan bangsa bisa tercapai kalau kesejahteraan masyarakat itu bisa diwujudkan,” paparnya.

Adapun pengajar komunikasi politik dan Direktur Eksekutif Lembaga Emrus Corner, Emrus Sihombing, menyoroti Perindo konsisten menyodorkan program politik dan ekonomi yang terukur. “Misalnya tentang pemerataan hingga ke daerah dan penguatan UKM sampai desa-desa, itu menarik bagi masyarakat dan meningkatkan elektabilitas di pileg,” katanya di Jakarta, Rabu (9/1/2019).

Sebagai parpol di koalisi pendukung capres petahana, strategi komunikasi partai pimpinan Hary Tanoesoedibjo itu juga menjadi sinergi yang saling menguntungkan. Program pemerintah didukung dan digaungkan lebih luas.  “Masyarakat juga tertarik pada wacana yang dinamis termasuk penajaman-penajaman dari hal-hal yang sudah ada. Perindo rajin mendorong pengembangan potensi daerah seiring pembangunan infrastruktur yang sedang dijalankan pemerintah. Ini sinergi yang bagus,” lanjutnya.

Emrus mendorong pula agar parpol seperti Perindo perlu terus memberdayakan calegnya untuk berkomitmen kelak memainkan peran dalam legislasi, monitoring dan budgeting. Misalnya, kelak para wakilnya di DPR dan DPRD harus bekerja keras mewujudkan dalam UU serta perda yang berpihak pada akses usaha dan mengawal pelaksanaannya.

Sebelumnya, Peneliti LSI Denny JA, Adrian Sopa mengatakan, Partai Perindo meraih angka tertinggi ketimbang tiga parpol baru lainnya, yakni Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Berkarya dan Partai Garuda. “Perindo menjadi pemimpin di antara partai baru lainnya,” papar Adrian saat jumpa pers survei bertajuk “Yang Juara dan yang Terhempas: Pertarungan Partai Politik 2019” di kantornya di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur.

Menurut Adrian, figur Ketua Umum Hary Tanoesoedibjo yang memacu Perindo melejit di urutan pertama di antara parpol anyar. Perindo juga diperhitungkan dapat lolos PT apabila mampu mengkapitalisasi potensi yang dimilikinya secara maksimal.

Dia juga menyebut agar parpol peserta pemilu memanfaatkan waktu dengan optimal. “Partai harusnya lebih gencar mempromosikan caleg dan partainya untuk merebut juara ataupun lolos dari batas bawah minimal parlemen 4%,” katanya mengingatkan.

Survei LSI Denny JA kali ini merupakan rangkuman dari lima survei terakhir sejak Agustus hingga Desember 2018. Survei menggunakan 1.200 responden dan diadakan di 34 provinsi di Indonesia. Adapun metode survei kali ini yakni multistage random sampling dengan margin of error sebesar 2,9%. (rel)

 

LEAVE A REPLY