Survei LPI, Heri Unggul Jauh

0
323
Peneliti Lingkar Publik Independen (LPI) Zainul Rifqi membeberkan hasil surveinya untuk Pilkada PALI.

RADAR PALEMBANG – Popularitas calon bupati petahana Heri Amalindo berdasarkan hasil survei yang dirilis Lingkar Publik Independen (LPI) unggul jauh dibandingkan kandidat bakal calon bupati yang akan bertarung pada pilkada PALI Desember mendatang.  Direktur Eksekutif Lingkar Publik Independen (LPI) Zainul Rifqi mengungkapkan survei dilakukan pada 25 juni-5 Juli dengan 400 responden.

“Dari angka tersebut menjelaskan bahwa kinerja pemerintah dan kinerja kepala daerah PALI cukup bagus karena angka kepuasan tinggi.Ketiga persoalan itu harus menjadi program prioritas yang diakomodir ke dalam APBD Kabupaten PALI untuk membuat program kerja pemerintah kabupaten. Permasalahan yang banyak disorot masyarakat adalah pertanian/perkebunan dan pengangguran serta kemiskinan,” ungkap Zainul, Sabtu (11/7).

Menurutnya, diantara sepuluh nama tokoh Kabupaten PALI, tokoh yang dianggap sudah sangat populer dikalangan masyarakat adalah Heri Amalindo 99,8%, Devi Harlanto 61,0%, Asri AG 55%, Rizal Kennedy 53%. Selain dari keempat nama tokoh tersebut masih dibawah 50 persen.

Secara tingkat Elektabilitas, pertanyaan spontan (top of mind) atau tertutup, 89,5% pemilih sudah menentukan pilihannya dan 20,5% belum menentukan pilihannya.  “Jika Pemilihan Bupati PALI dilaksanakan hari ini Heri Amalindo dipilih sebesar 57,8%, selisih cukup jauh dari Devi Harianto yang berada diurutan kedua yakni hanya sebesar 8%. Sementara nama-nama tokoh lain juga sudah ada yang muncul, akan tetapi masih dibawah angka 5% (margin of error),” bebernya.

Dalam simulasi Elektabilitas 10, 5, 3, dan 2 nama balon Bupati PALI 2020, Posisi Elektabilitas Heri Amalindo jauh lebih tinggi dengan rentang angka 68%-75% dengan Kandidat lainnya. Dipaparkannya, secara head to head Antara Pasangan Heri Amalindo-Soemarjono dengan Devi Harianto-Irwan, maka posisi Pasangan Heri Amalindo 72,3% , Selisih 61% dari Pasangan Devi Harianto -Irwan yang dipilih hanya sebesar 11,3%. Sedangkan suara mengambang dalam simulasi ini sebesar 16,5.

“Jika terjadi Heri Amalindo-Soemarjono melawan kotak kosong, maka pasangan ini dipilih 75%, hanya 6% yang menyatakan akan memillh kotak kosong. Sedangkan pemilih yang mengambang dalam simulasi ini sebesar 19%,” jelasnya

” Dilihat hasil survei Pilkada PALI hari ini, belum ada nama-nama tokoh yang dianggap cukup kuat untuk bersaing ketat melawan petahana Heri Amalindo. Akan tetapi mengingat rentang waktu pelaksanaan Pilkada yang masih cukup panjang (5 bulan ) dan tahapan pendaftaran Calon belum dimulai, maka semua kandidat masih mempunyai peluang dan kesempatan yang sama untuk meraih kemenangan.

Sementara, Adison, Peneliti LPI memaparkan, tujuan dari hasil survei ini untuk melihat opini publik secara langsung terkait kinerja serta elektabilitas dan popularitas daripada calon kandidat kepala daerah.(zar)

 

LEAVE A REPLY