Sungki Kertapati  Membara

0
292

RADAR PALEMBANG – Akibat kompor ditinggal dalam keadaan menyala dan meledak  membuat ratusan rumah semi permanen terbuat kayu (Rumah Panggung) di Jalan Ki Kemas Rindo, Lorong Santai, RT 26, 28 RW 5, Kelurahan Ogan, Kecamatan Kertapati Palembang ludes terbakar, Rabu (10/7).

Informasi yang dihimpun, peristiwa kebakaran ini terjadi ini sekitar pukul 09.38, dimana api diduga berasal dari salah satu rumah warga RT 28 yakni Asmawati (50) hingga api dengan cepatnya membakar rumah disekitarnya.

“Saya tadi awalnya melihat asap dari rumah Asmawati, lalu saya teriak, kebakaran, kebakaran, tak lama warga berhamburan. Dan terdengar suara ledakan sebanyak 3 kali, kayak bunyi dentuman, ” ungkap Amri.

Tampak Kepulan asap yang dari lokasi musibah kebakaran yang diketahui terjadi di kawasan Sungki Kertapati Palembang, Rabu (10/7/2019)

Mendengar suara ledakan, Lanjutnya, warga berhamburan keluar rumah. Dengan alat seadanya, warga pun memadamkan kobaran api. Namun angin yang kuat dan jalan kondisi jalan yang sempit, menyusahkan petugas pemadam kebakaran untuk masuk ke dalam lokasi.

Api pun dengan cepat melalap puluhan rumah warga. “Api nya cepat sekali pak membesar, pemadam pun sudah masuk ke lokasi. Jadi dengan alat seadanya kita berjibaku memadamkan kobaran api. Sedang petugas pun terpaksa masuk lokasi dengan memanjang selang,” Katanya.

Pantauan Radar Palembang di lapangan, kobaran api pun berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.45. Ketika ditemui dilokasi, Ketua RT 28, A Kasim mengatakan, api berasal dari rumah Asmawati yang meninggalkan rumah dengan kompor gas menyala. “Dia ini pak meninggalkan rumah dengan kompor gas menyala karena sedang masak. Akibatnya rumahnya terbakar dan terdengar suara ledakan hingga tiga kali,” ungkapya, Rabu (10/7).

Namun dengan kondisi angin yang kencang, lanjut dia, api langsung membakar rumah disekitarnya hingga puluhan warga dari RT 28 dan RT 26 berlarian ke luar rumah.

“Akibat kebakaran ini warga kaget dan keluar rumah dengan kondisi seadanya serta ada beberapa warga juga menyelamatkan beberapa barang berharganya karena melihat kondisi api yang semakin besar hingga Menghanguskan ratusan rumah,” ungkapnya.

Lurah Ogan Baru, Edi Alvian menjelaskan, akibat kejadian kebakaran ini 60 Kepala Keluarga (KK) dari RT 26 dan 90 KK dari RT 28 harus kehilangan tempat tinggal akibat insiden kebakaran ini.

“Kebakaran yang terjadi ini menurut data yang kita dapatkan ada sekitar 100 rumah yang terbakar, insiden kebakaran ini dilatari oleh salah satu warga yang meninggalkan rumah dengan kondisi kompor gas menyala atau sedang memasak,” katanya.

Kapolsek Kertapati AKP Polin Eterna Agustinus menjelaskan bahwa, api diduga berasal dari salah satu rumah warga RT 28.“Alhamdulilah berkat api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.30 WIB. Untuk kerugian materi belum dapat diperkirakan, untuk sementara tidak ada korban jiwa,”ujarnya

Sementara itu, Kepala Dinas Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (DPB-PK) Kota Palembang, Decky Lengardi Tatung mengatakan untuk memadamkan api pihaknya menurunkan mobil kebakaran sebanyak 12 unit. “kami memadamkan api mulai dari jam 11:00 sampai jam 13:30 wib,” ujarnya kemarin. (spt)

 

 

 

LEAVE A REPLY