Solehan Kecewa Keputusan Partai

0
232

 

+ Minta Prabowo Evaluasi Keputusan Tersebut

RADAR PALEMBANG – Mantan calon anggota (caleg) DPRD Sumsel dari Partai Gerindra daerah pemilihan (dapil) Sumsel 8, Solehan Ismail kecewa dengan keputusan Mahkamah Partai dalam sidang yang diajukan beberapa waktu lalu, karena keputusan tersebut dinilai tidak adil.
“Saya kecewa dengan keputusan Partai, karena tidak adil dan zolim, dalam sidang,”kata Solehan kepada awak media, Kemarin (6/11).
Dilanjutkan Mantan anggota DPRD Sumsel periode 2014-2019 ini bahwa dari sidang tersebut dirinya tidak pernah dihadirkan. Kemudian Mahkamah Partai menyatakan gugatan yang diajukan ditolak.
“Semoga beliau tau pak Ketua Umum Prabowo Subianto atas terhadap keputusan ini, karena keputusan ini tidak adil padahal bukti yang saya ajukan memiliki bukti yang kuat,”ujar Ust ini.
Gugatan yang ia ajukan kepada Mahkamah Partai yaitu menduga bahwa caleg 1 partai dari dapil yang sama atas nama Burlian nomor urut 2 telah melakukan penggelembungan suara di 2 Kecamatan ynag ada di Kabupaten Muratara berdasarkan C1 Bawaslu provinsi Sumsel.
“Di Kecamatan Karang Jaya menurut C1 saya meraih 335 suara, sedangkan di DA hanya 42 berkurang 293,sedangkan Burlian di C1 178 sedangkan di DA 472 bertambah 294,” katanya.
Selanjutnya di Kecamatan Rupit dirinya meraih C1 465 suara sedangkan di DA hanya 221 berkurang 224.”Sedangkan Burlian C1 219 dan di DA 795 suara bertambah 576 suara, artinya dari sini ada penggelembungan suara yang mencapai ribuan jika digabungkan dari Kecamatan lain, jika tidak ada penggelembungan maka kita unggul 63 suara,”ujar dia.
Berdasarkan hasil rekapitulasi KPU dirinya kalah jauh dari Burlian sehingga ditetapkan menjadi anggota DPRD Sumsel periode 2019-2023.”Karena pada waktu itu tidak diproses makanya kita mengajukan gugatan di Partai,”tukasnya. (zar).

LEAVE A REPLY