SMKN I Belitang III Jadi Sekolah Binaan Yamaha

0
167
Yamaha Thamrin Brothers Belitang III bersama Kepala SMKN 1 Belitang III saat meresmikan sekolah binaan

RADAR PALEMBANG – SMK Negeri 1 Belitang III resmi menjadi salah satu sekolah binaan Yamaha Indonesia. Hal ini karena pihak Yamaha Indonesia terus aktif dan konsisten memberikan dukungan dalam mengembangkan dunia pendidikan di Indonesia, khususnya untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melalui aktivitas coorporate social responsibility (CSR) bertajuk program SMK Binaan Yamaha.

Program yang telah berlangsung sejak 2003 ini, memiliki tujuan mempersiapkan siswa dan siswi SMK siap pakai didunia kerja dan kewirausahaan. Melalui standarisasi kurikulum Teknik dan Bisnis Sepeda Motor yang telah sesuai dengan kurikulum Yamaha Technical Academy (YTA). Dengan standarisasi kurikulum berbasis YTA ini, siswa akan dituntut untuk menjadi lebih kreatif dan memiliki kemampuan komunikasi yang baik, serta dapat membuka usaha secara mandiri.

Salah satu wujud konsistensi tersebut, pihak Yamaha langsung meresmikan sekolah binaan di Kabupaten OKU Timur yaitu SMK Negeri I Belitang III pada 7 Oktober lalu. Menurut Wahidin. After Sales Sr Manager PT Thamrin Brothers bersama Karyadi Hartoni selaku Instruktur Yamaha Engineering School dan Agus Suryanto selaku Instruktur Yamaha Engineering School mengungkapkan, Yamaha akan terus berkomitmen untuk mendukung program continual improvement (revitalisasi kurikulum) pada SMK. “Hal ini sesuai amanat dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 09/2016,” ujarnya.

Dikatakan, SDM yang berkualitas adalah salah satu pilar pokok untuk memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen. Untuk itu melalui bidang servis, produk motor Yamaha memiliki Yamaha Technical Academy untuk meningkatkan kompetensi teknisi. Dimana dari hasil ini ada salah satu poin penting peranan SMK untuk menyediakan lulusan yang siap kerja, santun, mandiri, dan kreatif.

“Yamaha akan terus berkolaborasi dengan dunia pendidikan untuk menciptakan sumber daya manusia khususnya siswa dan siswi SMK yang memiliki kompetensi tinggi. Sehingga nantinya mampu bersaing pada dunia Industri,” ungkapnya.

Sementara, Kepala SMK Negeri I Belitang III, Sapto Agung Nugroho menambahkan, kehadiran dunia usaha atau dunia industri ke dalam proses pembelajaran SMK seperti Yamaha ini, merupakan salah satu contoh kolaborasi yang perlu pengembangan bagi semua kompetensi keahlian pada SMK.

“Semoga dengan kerja sama ini dapat mewujudkan link and match antara SMK dengan dunia usaha atau dunia industri. Bahkan kami mengundang dunia usaha dan industri lain agar dapat berkolaborasi dengan SMK guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia indonesia,” pungkasnya. (awa)

 

LEAVE A REPLY