Separuh Visi Bank bjb Sudah Tercapai

0
445

RADAR PALEMBANG – PT Bank Pembangunan Daerah Jabar dan Banten Tbk atau bank bjb dinyatakan telah mencapai visi perseroan dalam hal berkinerja baik sejak 2016.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama bank bjb Ahmad Irfan saat acara Leader Talk yang diadakan Ikatan Alumni (IKA) Universitas Sriwijaya (Unsri) di Palembang, Kamis (4/10/2018) malam.

“Visi kami jadi bank 10 terbesar di Indonesia [yang] bekerja baik. Nah sekarang kami sudah capai separuh visi itu, yakni bekerja baik sejak 2016,” katanya.

Menurutnya, salah satu penilaian kinerja baik perbankan adalah kualitas kredit yang tercermin dari rendahnya rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL). Saat ini, kata dia, perseroan mampu menjaga rasio NPL sebesar 1,55% per September 2018.

“Pada saat NPL industri naik menjadi 2,89% kami bisa menjaganya di kisaran 1,55%. Ini sudah cukup baik, nomor 4 terbaik di Indonesia,” katanya.

Irfan mengaku tak mudah bagi dirinya membuat kualitas kredit perusahaan yang dipimpinnya sejak akhir 2014 itu berada di posisi baik seperti sekarang.

Menurutnya, saat awal dia menjabat sebagai orang nomor satu di BPD tersebut, NPL gross bank bjb mencapai 3,97%. Bahkan, kata dia, sempat menyentuh hingga 4% lebih.

“Saya awalnya bingung mau dibawa kemana bank bjb, sudah dalam posisi mengkhawatirkan. Kalau [NPL] menyentuh 5% sudah dalam pengawasan khusus,” katanya.

Irfan mengatakan pencapaian kinerja Bjb yang baik sekarang tidak terlepas dari perubahan yang dilakukannya sejak 4 tahun lalu.

“Saya perbaiki bisnis proses dari setiap lini perusahaan yang terlibat, peningkatan kompetisi SDM, perbaikan infrastruktur teknologi informasi dan melaksanakan service excellent,” katanya.

Kini, kata Ketua Ikatan Alumni Fakultas Pertanian (Ikaperta) Unsri itu, perusahaan tinggal mencapai visi menduduki peringkat ke-10 bank nasional terbesar di Tanah Air.

Saat ini, emiten berkode BJBR tersebut masuk dalam peringkat ke-13 dengan pangsa pasar per Juni 2018 sebesar 1,4% dari total aset perbankan nasional.(tma)

LEAVE A REPLY