Senyum Aswari Menyapa Rakyat Sumsel Jatuh Hati

0
858

 

 

 

RADAR PALEMBANG – Miris, itulah kata tepat untuk menyikapi apa yang terjadi pada negeri ini. Kondisi bangsa yang carut marut diperparah dengan trend pemberitaan bohong atau HOAX membuat mental masyarakat mulai pesimis dengan pemimpin negeri ini.

Hiruk pikuk sejumlah calon gubernur sudah mulai nampak dengan banyaknya Baliho bertuliskan Bakal Calon Gubernur Sumsel 2018. Meski masih setahun lagi, atmosfer persaingan sudah mulai terasa. Kota Palembang sebagai ibukota Sumatera Selatan juga mulai berubah, Hutan Reklame berisi janji janji Cagub tak ubahnya seperti polusi visual yang membuat siapapun yang melihatnya menjadi jengah.

Bukan rahasia umum ketika berbicara tentang politik, maka masyarakat sudah mulai jengah, lelah bahkan apatis. Hal ini bukanlah tanpa sebab, mengingat pola pemimpin yang terpilih paska kemenangan dalam suksesi pilkada, seolah tidak memiliki keberpihakan kepada rakyat.

Tak hanya itu, pendidikan politik yang diberikan untuk masyarakat Indonesia sangatlah minim. Berangkat dari hal tersebut, maka sejumlah relawan yang mengatasnamakan dirinya sebagai Gerakan Senyum Aswari turun ke jalan untuk memberikan edukasi politik. Pendidikan politik yang di maksud adalah memberikan informasi kepada masyarakat agar lebih dekat mengenal calon pemimpin Sumsel di masa mendatang. Pemimpin ke depan adalah melibatkan rakyat berpartisipasi bukan mobilisasi.

Pola gerakan ini mulai terlihat di sejumlah sudut kota Palembang. Berbekal Brosur, Leaflet bahkan Stiker, bolpoin,  sekelompok anak muda ini tampak serius namun santai berbincang dengan warga yang ditemuinya.

“Apakah harapan bapak tentang Gubernur Sumsel yang akan di pilih tahun 2018 mendatang?” ujar relawan.  Sejenak pria itu berujar agar pemimpin Sumsel mendatang hendaknya meneruskan kepemimpinan saat ini. Sebab seringkali pergantian kepemimpinan, maka juga diikuti oleh pergantian kebijakan.

“Setiap pemimpin yang terpilih punya gaya memimpin, maka sudah seharusnya pengganti pak Alex Nurdin kelak bisa meneruskan tongkat estafet kebijakan” ujar pria yang akhirnya di ketahui bernama Zaenal ini sembari berharap.

Petikan wawanca diatas adalah sekelumit harapan yang disampaikan masyarakat Sumsel yang Juni 2018  akan menggelar pilkada gubernur. Radar Palembang sempat menjumpai relawan ini masuk ke perkampungan menjumpai warga dan melakukan penempelan stiker. Tak jarang mereka duduk di pelataran rumah warga membagikan souvenir berupa kaos, stiker, dan membagikan leaflet bertuliskan Aswari Gubernurku.

Ketua Gerakan Senyum Aswari, Noviana mengatakan Gerakan Senyum Aswari merupakan Social Movement yang digelar untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat Sumatera Selatan, khusus nya Palembang.

Kata senyum di sini, lanjut Noviana, berarti optimis karena saat ini mentalitas masyarakat terhadap sebuah suksesi politik sedang berada pada titik terendah. “Gairah masyarakat seolah lesu, jika diajak bicara politik. Hal ini bisa menjadi preseden buruk bagi proses pendidikan politik di masa mendatang, bahkan bukan tidak mungkin jika dibiarkan terus maka di negeri ini kelak terjadi krisis kepemimpinan” ujarnya.

Senyum Aswari, imbuh Noviana, mengajak semua elemen baik generasi muda maupun tua di sumsel agar memiliki semangat optimis karena faktanya di negeri ini masih ada sosok yang sangat peduli dengan rakyat dan memiliki kebijakan politik yang berpihak kepada rakyat.

Di antara kandidat Cagub Sumsel 2018, ada sejumlah nama yang memiliki prestasi Gemilang. Salah satunya adalah nama Aswari Riva’i. Bupati Lahat yang memimpin 2 periode ini menurut Noviana layak menjadi Gubernur Sumsel. “Satu di antara kepala daerah yang menurut kami layak adalah Bupati Lahat, Aswari Rivai, karena beliau adalah sosok cerdas, dan prestasinya selama menjadi Bupati di Lahat bisa menjadi tolak ukur keberhasilan yang bisa di adopsi di tingkat provinsi” tuturnya.

Gerakan Senyum Aswari ini akan terus di gelar untuk menggalang partisipasi dan dukungan terhadap pencalonan Aswari. Dengan tagline “Aswari Gubernurku”. Novi yakin dapat mendulang dukungan dari banyak pihak yang menginginkan Sumatera Selatan menjadi lebih baik. Dengan Gerakan Senyum Aswari, Novi meyakini bahwa Rakyat Sumsel pasti akan jatuh hati. (*)

LEAVE A REPLY