Semua Jalan Provinsi Selalu Diperhatikan

0
373

RADAR PALEMBANG, – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus aktif melaksanakan kegiatan pemeliharaan terhadap ruas jalan yang menjadi kewenangannya. Seperti yang dilakukan terhadap beberapa ruas jalan di perbatasan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Ogan Komering Ulu (OKU) Timur.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PU-TR) Provinsi Sumsel, Ucok Hidayat menyampaikan, semua jalan kewenangan Provinsi selama ini telah diperhatikan. Contohnya pada ruas jalan Muara.Telang kec.Teluk Gelam yang terdapat ruas jalan kewenangan provinsi dari Sp.Penyandingan – batas OKU Timur sepanjang 24,2 kilometer .

“Setiap tahun Pemprov Sumsel aktif melakukan pemeliharaan rutin. Khususnya jalan yang menjadi jalur penghubung, yang masuk kewenangan kami,” katanya.

Ucok menerangkan, berdasarkan data pihaknya, penanganan jalan seperti di Sp.Penyandingan-Bts.OKU Timur setiap tahun rutin dilaksanakan pemeliharaan.

Seperti, tahun 2015 Pemerintah Provinsi menganggarkan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) nya, sebesar Rp5 miliar. Bahkan, pemeliharaan kembali dilanjutkan di tahun 2016.

Pada tahun 2017, ditangani pemeliharaan berkala dengan nilai Rp4,85 M, melalui kontraktor pelaksana PT Bahana Pratama Konstruksi (BPK).

“Pemeliharaan terus kita lakukan karena memang kondisinya, harus dilakukan pemeliharaan, mengingat struktur jalan serta tonase kendaraan yang sering melewati jalan tersebut,” katanya.

Meski demikian, dirinya juga tidak memungkiri masih adanya beberapa kerusakan jalan. Hal itu disebabkan beberapa faktor, seperti kerusakan di tiga titik akibat adanya aktifitas penambangan galian gol.c (Galian C) pasir sungai dengan kerusakan sekitar 12 KM disepanjang lokasi penambangan untuk pasokan pekerjaan pembangunan jalan Tol Kapal Betung yang rata-rata melebihi kapasitas jalan 10-15 ton, terutama pada malam hari.

“Kita berharap pekerjaan pembangunan tol Kapalbetung segerai selesai. Karena, selain dapat meringankan beban jalan akibat aktifitas galian, keberadaan jalan bebas hambatan tersebut demi kemajuan transportasi Sumsel,” katanya.

Untuk mengatasi kerusakan tersebut, kontraktor pelaksana PT BPK telah diperintahkan untuk menanggulangi titik kerusakan tersebut dengan aggregat karena masih dalam masa pemeliharaan konstruksi.

“Kita berharap pembangunan jalan tol di Sumsel segera rampung. Masyarakat diharapkan dapat memahami dan jangan membawa persoalan jalan ini kepada hal-hal yang berbau politis. Karena ini semua demi kemajuan bersama,” katanya.(tma)

LEAVE A REPLY