Semburan Lumpur di Sri Gunung Mengandung Batubara

0
1171

 

RADAR PALEMBANG -Semburan lumpur hasil pengeboran sumur warga di Desa Sri Gunung,  Sungai Lilin, Muba yang terjadi pada Sabtu, (28/11) lalu masih berlangsung.  Selain lumpur semburan sumur dari kedalaman 114 meter juga mengandung batubara.  Saat ini Camat Sungai Lilin,  Ahmad Toyibir telah berkoordinasi dengan Distamben Muba.

“Saat ini kita telah berkoordinasi dengan Distamben Muba untuk mengatasi semburan itu.  Terutama untuk menyisir gas ikutan yang dikhawatirkan akan berbahaya bagi warga sekitar, ” terang Ibir, kemarin.

Sementara itu Kabid Migas Distamben Muba Jexi Levin mengatakan kandungan gas sedang diselidiki oleh PT Geominergi. Dan menurutnya SKK Migas sudah dihubungi. “Selama tiga hari dilakukan observasi gas untuk melihat kandungannya.  Jika benar ada kandungan batubara kemungkinan ada gas metan. Yang penting saat ini sudah digaris pengaman dan warga sudah diingatkan agar tidak memantikkan api di sekitar lokasi, ” terangnya.

Ke depan Jexi meminta warga untuk lebih hati -hati membuat sumur di formasi gas. Sebab antara Sungai Lilin hingga Bayung Lencir termasuk formasi Talang Akar yang merupakan formasi pengeboran minyak, gas,  hingga batubara.

“Warga harus ijin dulu untuk membuat sumur di formasi itu.  Pemkab Muba juga sudah mengeluarkan Perda sumur bawah tanah. Mestinya warga harus memenuhi syarat ini demi keamanan.  Perizinan di kantor satu atap BP3M dengan rekomendasi teknis dari Bidang Geologi Sumber Daya Mineral Distamben Muba, ”  terang Jexi.(ace)

LEAVE A REPLY