Selama Pandemi, Pedagang Disarankan Jualan Online 

0
162
Ilustrasi Bisnis Online

RADAR PALEMBANG – Belum usainya pandemi Corona Virus Disease atau Covid 19, dan Palembang menjadi salah satu kota pelaksana PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar maka pedagang diminta menggunakan jaringan jualan secara online.

Hal ini diungkapkan Pengamat Ekonomi Universitas Sriwijaya, Yan Sulistyo. Dirinya yakin pelaku Usaha Kecil Mikro dan Menengah atau UMKM di ibu kota Provinsi Sumatera Selatan ini masih tetap eksis disaat pembatasan kegiatan diberlakukan.

Bahkan, Yan mengakui saat ini semakin banyak pelaku usaha menggunakan pemasaran secara online, melalui berbagai media sosial yang ada. “Kalau melihat, ada perubahan penjualan melalui online,”jelas Yan, kepada Radar Palembang.

Ia menambahkan, bahkan dengan free ongkir (ongkos kirim,red) salah satu strategi UMKM bertahan. Apalagi, sambung Yan, kebutuhan masyarakat untuk (produk/jasa,red) UMKM ada, jadi konsumen tidak datang ke toko.

Sebagai contoh, ia menyebutkan, kalau orang mau makan pempek, maka tak perlu datang ke toko pempeknya langsung. “Jadi aktivitas pemasaran UMKM tetap ada, tapi pola (memasarkan,red) saja yang berubah.

Langkah ini juga bisa diikuti oleh outlet penjualan makanan dan minuman, apalagi saat ini Palembang menerapkan PSBB sejak H plus 2 Lebaran lalu. “Istilahnya take away, jadi aktivitas penjualan harian tetap ada walaupun tak sebanyak hari biasanya,”kata dia.

Gubernur Sumsel H Herman Deru melalui Kepala Dinas Perdagangan Sumsel, Iwan Gunawan mengatakan harus digalakkan kegiatan belanja online di masyarakat. “Kita sangat mendukung sosialisasi belanja online (Pemkot Palembang,red),”jelas dia.

Namun, pelaksanaannya perlu banyak dibenahi lagi agar kegiatan sosialisasi tersebut ke arah maksimal penerapannya. “Perlu di pasang WiFi (di pasar,red), kalau perlu ada admin (up date harga sembako,red) di pasar itu,”ujar dia. (dav)

LEAVE A REPLY