Rescue Perindo Fokus Program Tangkal Bencana

0
466

 

 

RADAR PALEMBANG  Situasi dan kondisi Sumatera Selatan yang relatif aman dari sisi kejadian bencana alam sepanjang 2018 tidak membuat kepedulian masyarakat menjadi surut. Hal itu justru mendorong sejumlah kalangan untuk lebih mengedepankan upaya pencegahan dan edukasi tanggap darurat.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Litbang DPW Rescue Perindo Sumatera Selatan Ahmad Mada Taufik yang mengungkapkan pentingnya pendekatan preventif. “Kita sebagai warga Sumsel patut bersyukur dengan kondisi 2018 yang relatif aman dan minim peristiwa bencana. Tapi kita tetap perlu waspada dan mengedepankan usaha pencegahan serta mengedukasi lingkungan akan pentingnya kepedulian pada lingkungan serta kesehatan,” katanya, Kamis (3/1/2019).

Salah satu langkahnya ialah masyarakat Sumsel didorong untuk mengenali lingkungan sekitar dan potensi gangguan alam yang bisa timbul. Seperti untuk Palembang yang memiliki banyak sungai dan anak sungai serta merupakan dataran rendah, maka perlu awas pada luapan air sungai.

Begitu juga dengan saluran air yang kurang lancar, timbulnya genangan dan sumbatan oleh sampah. Hal ini rawan menjadi sarang nyamuk aedes aegypti berkembang biak dan menyebabkan penyakit demam berdarah.

“Rescue Perindo selalu mengajak masyarakat untuk membersihkan lingkungan dan juga menyediakan layanan fogging atau pengasapan secara gratis,” ujarnya. Masyarakat dipersilakan menghubungi pengurus Perindo setempat dan akan dikoordinasikan dengan Rescue Perindo. Rescue Perindo sendiri yang merupakan organisasi sayap Partai Persatuan Indonesia yang fokus pada tanggap darurat dan penanggulangan bencana.

Pada pelaksanaannya, Rescue juga melibatkan pengurus DPW, DPD, caleg dan organisasi sayap lainnya seperti Kartini, GRIND dan lain-lain. Seperti pada fogging di Lebak Mulyo, Kelurahan 20 Ilir D II dan di Jalan Letnan Hadin, Palembang, turut pula  Sabella Liberty, caleg DPR RI Perindo Dapil Sumsel 1 bersama M Jasmadi Pasmeindra, Ketua DPW GRIND Sumsel.

“Kita menggelar fogging untuk merespons permintaan warga sekaligus sosialisasi bagaimana mengenali dan menjaga lingkungan agar terhindar dari bahaya demam berdarah,” kata Sabella Liberty saat kegiatan fogging di Jalan Letnan Hadin, Ilir Timur.

Fogging serupa juga dilakukan di daerah lainnya seperti oleh DPD Partai Perindo Kota Lubuk Linggau beberapa waktu lalu. Pengasapan dilakukan di beberapa RT Kelurahan Lubuk Kupang yang disambut antusias oleh warga.

Ketua DPD Partai Perindo Kota Lubuk Linggau Welmi Syam menyampaikan, fogging Perindo berusaha cepat merespons setiap warga yang meminta agar pemukiman mereka di fogging atau pengasapan. “Fogging di Kota Lubuk Linggau ini khususnya di Kecamatan Lubuk Linggau Selatan sudah dilaksanakan di 4 kelurahan. Ini demi kesehatan warga dan kualitas lingkungan kita,” kata Welmi.

Selain antisipasi nyamuk, Perindo Sumsel juga mengingatkan masyarakat pada musim hujan yang intesitas hujannya terus meningkat belakangan ini. Termasuk juga perubahan cuaca ekstrem berupa angin kencang.(rel/**)

LEAVE A REPLY