Rekening Lampu Jalan Minus Rp 20 M

0
624

 

RADAR PALEMBANG Tarif dasar listrik (TDL) yang terus mengalami kenaikan per dua bulan membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang harus dapat menyiapkan anggaran ekstra untuk dapat membayar rekening penerangan jalan umum. Hal ini tentunya menjadi beban lebih mengingat cost yang harus dikeluarkan untuk membayar rekening dapat semakin membengkak.

Sekretaris Dinas Penerangan Jalan, Pertamanan, dan Pemakaman (DPJPP) Kota Palembang, Novrian mengatakan, di tahun 2015 ini, dianggarkan dana sekitar Rp 46 miliar untuk penerangan jalan. Dari jumlah tersebut Rp 6 miliar-nya direncanakan untuk kegiatan penambahan lampu, gaji petugas penerangan dan administrasi. “Nah, sementara rekening lampu yang harus dibayarkan saat ini rata-rata sebesar Rp 5 miliar per bulan. Jadi jika dalam satu tahun dari anggaran yang ada masih kurang sekitar Rp 20 miliar,” kata Novrian, Rabu (28/1)

Dikatakanya, besaran rekening saat ini mengalami kenaikan sekitar 17,5% dari tahun lalu, dimana sebelumnya, besaran rekening yang harus dibayarkan berkisar Rp 3,5 miliar per bulan. “Sementara total lampu jalan yang ada mencapai 27.000 titik yang tersebar diseluruh wilayah Palembang,” jelasnya.

Novrian menambahkan, jika dengan anggaran yang ada saat ini, maka dalam hitungan kasarnya DPJPP hanya mampu membayar hanya sampai delapan bulan kedepan. “Akan lebih parah lagi jika TDL ternyata kembali mengalami kenaiakan yang tentunya juga akan semakin memperbesar defisit yang terjadi,”tegasnya.

Untuk itu, sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi tunggakan, pada pengajuan APBD Perubahan nanti, pihaknya akan mengajuan tambahan biaya untuk pembayaran rekening tersebut. “Akan kami ajukan pada APBD Perubahan. Sebab kalau tidak akan terjadi tunggakan,” tegasnya, sembari menambahkan alternatif lain yang akan dilakukan yakni dengan mengefesiensikan setiap anggaran kegiatan yang akan dilakukan.

Dilain hal, untuk biaya perawatan tetap tidak ada tambahan. Dimana jumlah yang telah ditetapkan tiap bulanya sekitar Rp 120 juta. “Normalnya satu titik lampu biasanya menggunakan daya listrik 250 watt namun karena penggunaan lampu hemat energi membuat penghematan energi 50 persen menjadi 120 watt. Meski demikian tetap denggan kualitas keterangan sama baikknya,”pungkasnya.(tma)

LEAVE A REPLY