REI Sumsel Minta Permudah Air Bersih

0
124
Ketua DPD REI Sumsel, Zewwy Salim

RADAR PALEMBANG – Beberapa waktu lalu, DPD Real Estate Indonesia (REI) Sumatera Selatan berkunjung ke DPRD Sumatera Selatan. Dalam kunjungan tersebut, REI Sumsel meminta agar akses saluran air bersih bagi perumahan diperluas. Mengingat, kebutuhan akan rumah yang terus bertambah, juga harus diimbangi dengan ketersediaan jaringan penyaluran air bersih ke rumah-rumah. Selain itu, optimisme kebangkitan permintaan perumahan juga akan mengkerek ratusan bidang kerja yang terkait properti.

Ketua DPD REI Sumsel, Zewwy Salim mengatakan kita harapkan, masyarakat perumahan dipermudah penyaluran air bersihnya. “Karena ada permasalahan penyediaan air bersih di beberapa titik di Palembang dan beberapa kabupaten dan kota lainnya di Sumsel,”jelas dia Ia menambahkan, masih ada masyarakat yang belum menikmati air bersih. “Kita juga berharap ada kemudahan yang diberikan perbankan serta pembangunan fasilitas jalan menuju perumahan.”

Dalam forum tersebut, REI yang bermitra dengan semua pihak, termasuk legislatif menyampaikan permohonannya. “Disinilah kami sampaikan seluruh masalah yang dihadapi REI Sumsel ke anggota dewan sehingga hasilnya bisa maksimal,” katanya. Meski demikian, Ketua DPD REI Sumsel, Zewwy Salim mengakui optimis prospek perumahan di tahun ini. Ketika ditanya angka penjualan rumah di tengah pandemi covid-19, Zewwy Salim menerangkan, pihaknya optimis penjualan rumah ditahun 2021 ini akan meningkat.

Terutama, akan ada distribusi vaksin Covid19, diharapkan mampu meningkatkan optimisme membangkitkan perekonomian. Diharapkan, adanya vaksin akan memutus rantai penyebaran wabah virus Covid19. “Apalagi vaksin sudah didistribusikan. Kami optomis kebangkitan properti sudah didepan mata. Kami juga berharap di 2021 ini, dukungan dari perbankan dan semua stakeholder,” bebernya.

Dengan bangkitnya ekonomi, diikuti permintaan akan rumah naik, lalu membaiknya industri perumahan akan membawa efek lainnya. Dimana, di industri perumahan ini terdapat ratusan bidang kerja yang ikut di dalamnya. “Apalagi bisnis properti ini memiliki 174 ekonomi turunan. Sehingga apabila ekonomi di bidang property naik, maka industri turunanya juga pasti positif naik juga,”kata dia.

Apabila semua berjalan, vaksin sudah divaksinasikan, penyebaran Covid-19 berkurang maka tidak ada lagi kekhawatiran berlebih untuk menjalankan aktivitas bisnis. “Jadi target penjualan di tahun ini bisa mencapai 15 ribu unit rumah dengan dukungan Perbankan dan stakeholder. Kami optimis itu tercapai,” ujar dia. (dav)

 

LEAVE A REPLY