Rampung, PLTS Jakabaring Siap Beroperasi

0
525

RADAR PALEMBANG – Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE) memastikan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Jakabaring ini sudah 100 persen. Dijadwalkan, PLTS pertama di Sumsel ini akan dapat beroperasi secara komersil pada Maret mendatang.

Iramsyah Manager Operasional PDPDE mengatakan, seluruh proses konstruksi sudah selesai secara keseluruhan. Saat ini pihaknya sedah melakukan tahap commissioning guna memastikan setiap peralatan yang dipasang dapat dioperasikan dengan lancer dan aman untuk digunakan. “Proses commissioning ini dilakukan bersama dengan PLN dan pabrikan dari Jepang,” katanya, Selasa (30/1)

Proses ini pun, kata dia, tidak berlangsung lama, hanya sekitar 3-5 hari. Kemudian, hasilnya akan dievaluasi untuk kemudian dilaporkan kepada Gubernur Sumsel. “Jadi pada dasarnya PLTS ini sudah siap beroperasi,” katanya.

System operasi sendiri nantinya, energi listrik yang dihasilkan dari 5.248 panel surya di PLTS tersebut akan dialikan melalui transmisi PLN ke Gardu Induk (GI) Jakabaring yang berada di depan OPI Mall Jakabaring. “Jarakanya lebih kurang sekitar 3,5 kilometer,” katanya.

PM PLTS Jakabaring, Iwan Rosyidi mengatakan, PLTS ini berkapasitas 2 Mega Watt (MW) dan mampu menghasilkan daya listrik hingga 1.897 MW/tahun. Selain itu, dengan operasionalnya PLTS ini juga mampu mengurangi emisi karbon sekitar 1.303 ton karbondioksida per tahun. “Targetnya pada Maret mendatang sudah bisa beroperasi secara komersil,” katanya. Mengenai pembelian daya ke PLN sendiri juga telah sesuai dengan peraturan Kementerian ESDM dengan nilai sekitar Rp 900 per kwh dengan jangka waktu kontrak kerjasama selama 20 tahun..

Total investasi PLTS ini mencapai 2,9 juta dollors dan 900 ribu dollars bantuan dari pemerintah Jepang. “Selebihnya merupakan investasi PDPDE yang didapatkan dari pinjaman, tentunya dengan bunga rendah,”katanya. Investasi energi terbaru ini memang Break Even Point (BEP) memang cukup lama dari energi fosil tapi jika dilihat dari kacamata lingkungan sangat menguntungkan

Dia melanjutkan, proyek PLTS ini merupakan yang pertama di Sumsel. Diharapkan dengan operasionalnya PTLS ini menjadi pilot project untuk mengembangan tenaga terbarukan dengan luas lahan 2,5 hektar.Energi listrik yang dihasilkan dari PLTS ini, memang lebih ditujukan untuk dapat memenuhi kebutuhan listrik khususnya di area Jakabaring Sport City (JSC).. “Pembangunan dan pengembangan tenaga terbaru saat ini menjadi konsentrasi pemerintah. Tentunya, ini menjadi angin segar untuk pengembangan tenaga serupa,” katanya.(tma)

LEAVE A REPLY