Ragu Dengan Pemilih, KPPS Harus Tanya KTP

0
482
RADAR PALEMBANG –  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan (Sumsel) mengingatkan kepada KPPS untuk menegakaan aturan dalam proses pemungutan suara dan menempuh prosedur. Apabila ragu dengan pemilih yang hadir di TPS, pemilih harus bisa menunjukkan identitasnya, berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP)
Hal ini dikatakan Komisioner KPU Provinsi Sumatera Selatan Ahmad Naafi kepada media pada Selasa (14/2). Iamengatakan ini, untuk mengingatkan agar petugas KPPS  berhati-hati dalam melaksanakan tugasnya. Juga mewaspadai setiap hal yang mencurigakan.
“Bila meragukan, meski pemilih tersebut terdaftar dalam  Daftar Pemilih Tetap (DPT)  namun  dam tidak membawa  formulir model  C6-KWK, pemilih wajib menunjukkan KTP  atau pasport atau identitas lainnya. Yang jelas identitas tersebut harus memuat data antara lain  nama, alamat dan memuat pas poto,” katanya.
Apabila fotonya jelas kata NaafI, dialah orangnya dan sudah terdaftar dalam DPT tentu tidak bisa diragukan lagi dan dipersilahkan untuk memberikan hak pilihnya,. Akan tetapi jangan sampai katanya, hal ini mengabaikan Model C6-KWK. Pihaknya pun meminta agar tetap memonitor pengembalian formulir model C6-KWK yang tidak  sampai ketangan pemilih dengan beberapa alasan. Seperti, pemilih tersebut meninggal dunia, pindah alamat, tidak dikenal, tidak dapat ditemui atau sebab-sebab lain diluar yang telah  disebutkan.
Pengembalian formulir C6 tersebut lanjut Naafi paling lambat hari ini atau satu hari sebelum pemungutan suara. Selain itu yang harus dipahami KPPS bila menemukan  surat suara coblos tembus  secara garis lurus  sehingga terdapat  dua hasil pencoblosan yang simetris dari lipatan surat suara, sepanjang tidak mengenai kolom pasangan calon lain, surat suara tersebut dinyatakan sah.
 “Kalau dulu bisa dikategorikan surat suara rusak namun sekarang bisa diakomodir asal tidak masuk ke kolom paslon lain,” kata Naafi.
Sementara itu Ketua KPU Provinsi Sumsel H Aspahani mengatakan Komisioner  KPU Provinsi Sumsel akan melakukan monitoring dan supervisi langsung ke Kabupaten Musi Banyuasin menjelang maupun saat pelaksanaan pemungutan suara.
 Dia mengatakan tiga komisioner KPU Sumsel telah berada di musi banyuasin h-1 dan harus dipastikan distribusi logistik dan kelengkapan TPS  telah berada di PPS/KPPS dan tersimpan dengan aman, pembentukan TPS yang aksesible  dan bebas dari atribut kampanye.(rul)

LEAVE A REPLY